Produsen air minum dalam kemasan (AMDK) Aqua meluncurkan dua logo barunya di Jakarta, Kamis (21/2). Logo pertama yakni logo 40 tahun Aqua, sebagai penanda 40 tahun kehadiran Aqua di Indonesia. Sementara logo kedua yakni logo Danone Aqua.
Charlie Cappetti, Presiden Direktur Aqua Grup menjelaskan, peremajaan logo itu untuk mendekatkan diri dengan banyak stakeholder Aqua. "Logo 40 tahun Aqua itu untuk merefleksikan semangat baru Aqua," ujar Charlie dalam jumpa persnya di Restoran Harum Manis, Jakarta, Kamis (21/2).
Febby Intan, Brand Director Danone Aqua menambahkan, dalam logo 40 tahun Aqua itu menampilkan beberapa pola mirip batik dan lambang hati dengan warna hijau dan biru. Pola batik melambangkan eratnya hubungan Aqua dengan budaya Indonesia.
Sementara, lambang hati diibaratkan kecintaan Aqua dengan lingkungan sekitar. Febby bilang, untuk logo baru Danone Aqua juga didominasi warna biru dan hijau dengan gambar gunung dan gelombang.
"Logo tersebut tidak banyak berubah dengan logo lama, karena konsumen Aqua tidak mau Aqua berubah logo. Jadi tetap mempertahankan gambar gunung dan gelombang," ujarnya.
Sebagai informasi, Aqua adalah bagian dari kelompok usaha Danone, produsen makanan dan minuman skala internasional. Di Indonesia, unit usaha Danone meliputi empat kategori utama yakni minuman (Aqua dan Mizone), produk susu olahan (Milkuat dan Activia), makanan bayi (Nutricia dan Sari Husada), dan produk nutrisi medis.
Showing posts with label logo produk. Show all posts
Showing posts with label logo produk. Show all posts
Thursday, April 18, 2013
AMD akan Ganti Logo Produk
Logo baru AMD ini menempatkan logo perusahaan AMD dengan lambang arrow-nya di bagian atas logo dan kelas atau jenis produk dibawah logo AMD. Tak hanya itu, logo baru AMD tersebut juga menghadirkan tulisan “ELITE QUAD-CORE” yang berada dibawah varian atau kelas produk. Logo baru AMD ini seperti gambar di atas.
AMD dikabarkan akan menghadirkan lebih banyak varian produk CPU (Central Processing Unit), APU (Accelerated Processing Unit), kartu grafis Radeon dan memori. Maka dari itu, produsen processor x86 terbesar kedua di dunia ini melakukan perubahan logo yang sangat signifikan.
Rencana Logo Baru AMD
AMD juga dikabarkan tertarik untuk memproduksi SSD (Solid State Drive) dan memanfaatkan momen tersebut untuk mengganti logo AMD untuk semua lini produk dan proses penggantian logo ini akan berlangsung sepanjang tahun 2013.
AMD menginginkan sistem logo terpadu di mana setiap bagian dari logo mendefinisikan suatu produk yang spesifik. Produk CPU, APU, dan chipset AMD akan membawa logo baru, dan logo akan diadopsi untuk SSD baru serta produk lain yang sudah ada.
Seperti yang dilansir dari TomsHardware (19/03/2013), logo AMD sebelumnya mengusung tema platform AMD Vision dengan kelas produk berada diatas tulisan Vision dan logo AMD berada dibawah tulisan Vision serta menggunakamn kombinasi warna merah dan hitam, seperti gambar dibawah ini.
AMD dikabarkan akan menghadirkan lebih banyak varian produk CPU (Central Processing Unit), APU (Accelerated Processing Unit), kartu grafis Radeon dan memori. Maka dari itu, produsen processor x86 terbesar kedua di dunia ini melakukan perubahan logo yang sangat signifikan.
Rencana Logo Baru AMD
AMD juga dikabarkan tertarik untuk memproduksi SSD (Solid State Drive) dan memanfaatkan momen tersebut untuk mengganti logo AMD untuk semua lini produk dan proses penggantian logo ini akan berlangsung sepanjang tahun 2013.
AMD menginginkan sistem logo terpadu di mana setiap bagian dari logo mendefinisikan suatu produk yang spesifik. Produk CPU, APU, dan chipset AMD akan membawa logo baru, dan logo akan diadopsi untuk SSD baru serta produk lain yang sudah ada.
Seperti yang dilansir dari TomsHardware (19/03/2013), logo AMD sebelumnya mengusung tema platform AMD Vision dengan kelas produk berada diatas tulisan Vision dan logo AMD berada dibawah tulisan Vision serta menggunakamn kombinasi warna merah dan hitam, seperti gambar dibawah ini.
Samsung berniat ganti logo
Setelah merajai dunia mobile, dikabarkan Samsung akan melakukan transformasi dengan mengganti tampilan logo mereka.
Seperti yang dilansir Ubergizmo, setelah berhasil menjual Galaxy S III lebih dari 30 juta unit serta Galaxy Note 2 lebih dari 3 juta unit dalam waktu sekitar 3 bulan saja, Samsung rencananya akan mengubah logo mereka dengan yang baru.
Dalam hal ini, Samsung akan 'meminjam' tenaga dari Scott Bedbury, konsultan sekaligus seorang yang bekerja dalam dunia periklanan dan diketahui pernah bekerja untuk Nike dan Starbucks.
Menurut Channel News, warna biru di logo lama Samsung akan dihilangkan dan akan diganti dengan warna lain yang akan lebih merepresentasikan brand family mereka.
Namun, pihak Samsung sampai sekarang tidak membenarkan atau juga membantah kabar tersebut. "Tunggu sampai Januari," ungkap salah satu staf senior Samsung.
Masih belum ada clue atau petunjuk lain seperti apa nantinya logo Samsung yang baru. Mungkin untuk lebih jelasnya, kita tunggu konfirmasi resmi dari perusahaan asal Korea Selatan ini.
Ultah ke-40 AQUA Ganti Logo
Bersamaan dengan perayaan hari jadi ke-40 ini, produsen air mineral terbesar AQUA Group meluncurkan dua logo; Logo 40 Tahun AQUA bersama untuk Indonesia, dan Logo baru Danone AQUA. Kedua logo ini merefleksikan semangat baru dari Danone AQUA untuk berperan dalam perkembangan dan pembangunan Indonesia.
President Director AQUA Group, Charlie Cappetti mengatakan, salah satu tujuan peremajaan logo ini adalah untuk mendekatkan diri dengan lebih banyak lagi pemangku kepentingan AQUA. "Kami juga ingin memantapkan komitmen dalam mewujudkan keluarga Indonesia sehat dan progresif, untuk esok yang lebih baik melalui berbagai program inisiatif berkelanjutan baru,” kata Charlie dalam rilis tertulisnya kepada Tribunnews.com, Rabu (6/3/2013).
Menurutnya, di usia ke-40 ini, dengan semangat baru, AQUA berharap dapat terus membantu mewujudkan kemajuan Indonesia lewat produk air minum dalam kemasan berkualitas dan berbagai inisiatif berkelanjutannya; untuk esok yang lebih baik, untuk Indonesia yang lebih baik.
Dia menjelaskan, AQUA berkomitmen berperan aktif dalam memberikan kontribusi sosial lingkungan Indonesia yang lebih baik. Melalui AQUA Lestari sebagai inisiatif CSR yang berkelanjutan, AQUA memberikan program pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di 16 daerah dimana kami beroperasi.
"Dari wilayah hulu dengan pengelolaan sumber daya air yang terintegrasi, kemudian pengembangan ekonomi dan derajat kesehatan masyarakat, serta pengembangan sisi hilir seperti edukasi dalam pengelolaan sampah,” ujarnya.
Charlie melanjutkan bahwa semua inisiatif tersebut dilakukan dan dikembangkan untuk memastikan ketersediaan kuantitas dan kualitas air untuk kesejahteraan para penerima manfaat.
Inisiatif tersebut diantaranya adalah penyediaan akses air bersih atau WASH (Water Access, Sanitation and Hygiene), pertanian terpadu, pembentukan ekonomi untuk masyarakat sekitar daerah operasional, kampanye gemar mengelola sampah (GEMAS), Sekolah Sahabat Mata Air (SSMA), dan program pemberdayaan pemulung.
“Seluruh program tersebut dikembangkan dengan bekerjasama melibatkan berbagai pihak dengan pola partisipatif. Kontribusi sosial tersebut telah kami kembangkan dan menjangkau 16 pabrik dan 16 distribution center yang kami miliki saat ini ” tambah Charlie.
President Director AQUA Group, Charlie Cappetti mengatakan, salah satu tujuan peremajaan logo ini adalah untuk mendekatkan diri dengan lebih banyak lagi pemangku kepentingan AQUA. "Kami juga ingin memantapkan komitmen dalam mewujudkan keluarga Indonesia sehat dan progresif, untuk esok yang lebih baik melalui berbagai program inisiatif berkelanjutan baru,” kata Charlie dalam rilis tertulisnya kepada Tribunnews.com, Rabu (6/3/2013).
Menurutnya, di usia ke-40 ini, dengan semangat baru, AQUA berharap dapat terus membantu mewujudkan kemajuan Indonesia lewat produk air minum dalam kemasan berkualitas dan berbagai inisiatif berkelanjutannya; untuk esok yang lebih baik, untuk Indonesia yang lebih baik.
Dia menjelaskan, AQUA berkomitmen berperan aktif dalam memberikan kontribusi sosial lingkungan Indonesia yang lebih baik. Melalui AQUA Lestari sebagai inisiatif CSR yang berkelanjutan, AQUA memberikan program pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di 16 daerah dimana kami beroperasi.
"Dari wilayah hulu dengan pengelolaan sumber daya air yang terintegrasi, kemudian pengembangan ekonomi dan derajat kesehatan masyarakat, serta pengembangan sisi hilir seperti edukasi dalam pengelolaan sampah,” ujarnya.
Charlie melanjutkan bahwa semua inisiatif tersebut dilakukan dan dikembangkan untuk memastikan ketersediaan kuantitas dan kualitas air untuk kesejahteraan para penerima manfaat.
Inisiatif tersebut diantaranya adalah penyediaan akses air bersih atau WASH (Water Access, Sanitation and Hygiene), pertanian terpadu, pembentukan ekonomi untuk masyarakat sekitar daerah operasional, kampanye gemar mengelola sampah (GEMAS), Sekolah Sahabat Mata Air (SSMA), dan program pemberdayaan pemulung.
“Seluruh program tersebut dikembangkan dengan bekerjasama melibatkan berbagai pihak dengan pola partisipatif. Kontribusi sosial tersebut telah kami kembangkan dan menjangkau 16 pabrik dan 16 distribution center yang kami miliki saat ini ” tambah Charlie.
Elnusa berencana ganti logo perusahaan
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Elnusa Tbk (ELSA) menyetujui susunan baru dewan komisaris. Ini dimaksudkan untuk meningkatkan efektivitas kinerja perseroan di masa mendatang.
"Ada pergantian dua komisaris independen yang sebelumnya dijabat oleh Erry Firmansyah dan Surat Indrijarso, digantikan oleh Tri Siwindono Umar Santosa dan Pradana Ramadhian, sudah disetujui RUPS," terang VP Corporate Secreatary ELSA, Fajriyah Usman di Gedung Elsnusa, Jakarta, Selasa (16/4/2013).
Tri Siwindono Umar Santosa pernah menjabat sebagai Presiden Direktur Pertamina EP sejak tahun 2007-2009. Sementara, Pradana Ramdhian merupakan profesional yang telah memiliki pengalaman lebih dari 22 tahun di perbankan.
Selain merombak susunan komisaris, perseroan juga memiliki rencana mengganti logo perusahaan bergambar kuda laut pada semester II tahun ini. Hal ini dilakukan seiring dengan perubahan visi dan misi perseroan.
Sayangnya ketika disingung mengenai pergantian logo tersebut, Fajriyah masih enggan berkomentar terlalu banyak. "Ini masih dalam proses pembahasan, nanti akan kita bicarakan kelanjutannya," kilahnya.
"Ada pergantian dua komisaris independen yang sebelumnya dijabat oleh Erry Firmansyah dan Surat Indrijarso, digantikan oleh Tri Siwindono Umar Santosa dan Pradana Ramadhian, sudah disetujui RUPS," terang VP Corporate Secreatary ELSA, Fajriyah Usman di Gedung Elsnusa, Jakarta, Selasa (16/4/2013).
Tri Siwindono Umar Santosa pernah menjabat sebagai Presiden Direktur Pertamina EP sejak tahun 2007-2009. Sementara, Pradana Ramdhian merupakan profesional yang telah memiliki pengalaman lebih dari 22 tahun di perbankan.
Selain merombak susunan komisaris, perseroan juga memiliki rencana mengganti logo perusahaan bergambar kuda laut pada semester II tahun ini. Hal ini dilakukan seiring dengan perubahan visi dan misi perseroan.
Sayangnya ketika disingung mengenai pergantian logo tersebut, Fajriyah masih enggan berkomentar terlalu banyak. "Ini masih dalam proses pembahasan, nanti akan kita bicarakan kelanjutannya," kilahnya.
Chery Ganti Logo
- Untuk mensukseskan penyelenggaran Shanghai Motor Show, minggu depan, Chery Automobile (CA) melakukan penyegaran dengan mengubah logo. Seperti diberitakanCarnewschina pagi tadi (17/4), bentuk oval tetap dipertahankan, namun kali ini dibuat menjadi kesatuan utuh. Sedangkan di dalamnya terdapat segitiga seperti berlian yang dibuat tetap menyerupai huruf "A".
Huruf tersebut tetap dipertahankan meski dibuat samar karena mengandung nilai sejarah dari CA, karena mewakili inisial provinsi tempat Chery berada yaitu Anhui. Selain itu, arti dibalik logo tersebut merupakan perwakilan dari 3 inti nilai-nilai perusahaan yaitu pengembangan, kualitas dan teknologi.
Desain baru tersebut akan disematkan pada semua produk baru. Dalam debut di Shanghai nanti secara perdana akan dipakai oleh Alpha 7 dan Beta 4.
Huruf tersebut tetap dipertahankan meski dibuat samar karena mengandung nilai sejarah dari CA, karena mewakili inisial provinsi tempat Chery berada yaitu Anhui. Selain itu, arti dibalik logo tersebut merupakan perwakilan dari 3 inti nilai-nilai perusahaan yaitu pengembangan, kualitas dan teknologi.
Desain baru tersebut akan disematkan pada semua produk baru. Dalam debut di Shanghai nanti secara perdana akan dipakai oleh Alpha 7 dan Beta 4.
Banyak Dipalsukan, ‘Maicih’ Ganti Logo
Keripik pedas Maicih sudah menjadi salah satu kuliner khas Bandung yang banyak diburu konsumen. Namun sayang, akhir-akhir ini mulai banyak ‘Maicih-Maicih’ palsu yang beredar di pasar. Karena itu, sekarang Maicih berganti logo.
Jika sebelumnya logo yang digunakan adalah gambar siluet perempuan tua dari samping, logo yang digunakan sekarang adalah sosok perempuan tua dari depan.
Pendiri sekaligus pemilik Maicih, Dimas Ginanjar Merdeka mengakui, seiring dengan suksesnya Maicih, semakin banyak orang yang berusaha memalsukan keripik pedas tersebut. Parahnya, pria yang akrab dipanggil Bob itu disebut-sebut sebagai salah satu pemalsu Maicih.
“Padahal saya yang pertama kali menjual keripik pedas dengan merek Maicih. Saya pula yang pertama kali memopulerkan dan memasarkan Maicih lewat Twitter,” ujar Bob kepada wartawan di Commonroom Jalan Kyai Gede Utama Bandung,
Selain berganti logo, keripik pun dikemas menggunakan paperbag. Menurut dia, paperbag dipakai untuk menjamin kebersihan dan higienitas keripik, sehingga aman dikonsumsi.
“Keripik produk kita pun sudah mendapat sertifikat halal dari MUI dan dari Dinas Kesehatan. Pemakaian paperbag pun atas saran pihak Dinkes. Penggunaan paperpbag katanya akan terhindari dari kontaminasi, dan membuatnya lebih higienis,” jelas dia.
Sementara untuk menjamin kualitas produk di pasar, Bob mengaku tidak membuka cabang di mana pun. Untuk penjualan di luar kota, dia dibantu oleh 35 distributor di seluruh Indonesia. “Kita jualan di tempat tertentu, dan tidak berpindah-pindah,” tambahnya.
Jika sebelumnya logo yang digunakan adalah gambar siluet perempuan tua dari samping, logo yang digunakan sekarang adalah sosok perempuan tua dari depan.
Pendiri sekaligus pemilik Maicih, Dimas Ginanjar Merdeka mengakui, seiring dengan suksesnya Maicih, semakin banyak orang yang berusaha memalsukan keripik pedas tersebut. Parahnya, pria yang akrab dipanggil Bob itu disebut-sebut sebagai salah satu pemalsu Maicih.
“Padahal saya yang pertama kali menjual keripik pedas dengan merek Maicih. Saya pula yang pertama kali memopulerkan dan memasarkan Maicih lewat Twitter,” ujar Bob kepada wartawan di Commonroom Jalan Kyai Gede Utama Bandung,
Selain berganti logo, keripik pun dikemas menggunakan paperbag. Menurut dia, paperbag dipakai untuk menjamin kebersihan dan higienitas keripik, sehingga aman dikonsumsi.
“Keripik produk kita pun sudah mendapat sertifikat halal dari MUI dan dari Dinas Kesehatan. Pemakaian paperbag pun atas saran pihak Dinkes. Penggunaan paperpbag katanya akan terhindari dari kontaminasi, dan membuatnya lebih higienis,” jelas dia.
Sementara untuk menjamin kualitas produk di pasar, Bob mengaku tidak membuka cabang di mana pun. Untuk penjualan di luar kota, dia dibantu oleh 35 distributor di seluruh Indonesia. “Kita jualan di tempat tertentu, dan tidak berpindah-pindah,” tambahnya.
Qatar Telecom Ganti Nama Jadi Ooredoo, Indosat Kapan?
Qatar Telecom telah mengubah mereknya menjadi Ooredoo pada 11 Maret 2013. Qatar Telecom adalah anak perusahaan pertama dari Ooredoo (dahulu Qtel Group) yang resmi mengadopsi merek tersebut sejak diluncurkan pada Februari 2013. Lalu, bagaimana dengan Indosat?
Di Indonesia, Indosat adalah anak perusahaan dan mayoritas sahamnya dimiliki Ooredoo. Namun, belum diketahui kapan dan bagaimana Indosat akan mengadopsi merek itu. Ooredoo berharap, setiap anak perusahaannya di wilayah Timur Tengah, Afrika Utara, dan Asia Tenggara bisa mengadopsi merek baru secara bertahap pada 2013 dan 2014.
"Implementasi merek Ooredoo di Indosat akan mempertimbangkan kepentingan pelanggan, komunitas di Indonesia, dan pemegang saham minoritas," kata Presiden Direktur & CEO Indosat Alexander Rusli dalam siaran pers yang diterima KompasTekno, Kamis (20/3/2013).
Ia menyadari, merek Indosat sudah punya kekuatan dan memiliki hubungan dengan masyarakat.
Perusahaan lain yang mayoritas sahamnya dimiliki Ooredoo adalah Wataniya di Kuwait, Nawras di Oman, Tunisiana di Tunisia, Nedjma di Algeria, dan Asiacell di Irak. Semuanya akan mengadopsi nama Ooredoo.
Komisaris Utama Ooredoo HE Sheikh Abdullah Bin Mohammed Bin Saud Al Thani menyatakan, merek baru ini menunjukkan niat untuk menjadi lebih dekat dan mendukung berbagai kegiatan pelanggan.
"Kami bangga bahwa untuk kali pertama bisnis kami dimulai di Qatar, sebagai awal, dan saat ini telah menjadi merek global. Kami tidak hanya menyambungkan komunikasi bagi pelanggan, tetapi juga akan meningkatkan dan mendukung masyarakat Qatar serta membantu untuk mencapai tujuan-tujuan hidupnya," kaya Sheikh Abdullah.
Sejak sentral telepon dioperasikan di Qatar tahun 1949, Ooredoo telah menjadi perusahaan yang melayani kebutuhan komunikasi. Saat ini Ooredoo sedang menyiapkan layanan pita lebar seluler 4G LTE secara komersial di Qatar.
Perusahaan menjelaskan, tampilan merek Ooredoo memperlihatkan pesan utama, yaitu dimulainya visi baru yang direalisasikan melalui strategi, nama dan logo, serta desain kreatif.
Lingkaran-lingkaran dalam logo merepresentasikan komunitas yang juga tecermin dalam merek ini. Warna merah merepresentasikan kehangatan, energi dan jiwa muda, yang akan direfleksikan dalam iklan dan ritel. Secara keseluruhan logo ini menampilkan elemen keyakinan, energi, dan empati.
Di Indonesia, Indosat adalah anak perusahaan dan mayoritas sahamnya dimiliki Ooredoo. Namun, belum diketahui kapan dan bagaimana Indosat akan mengadopsi merek itu. Ooredoo berharap, setiap anak perusahaannya di wilayah Timur Tengah, Afrika Utara, dan Asia Tenggara bisa mengadopsi merek baru secara bertahap pada 2013 dan 2014.
"Implementasi merek Ooredoo di Indosat akan mempertimbangkan kepentingan pelanggan, komunitas di Indonesia, dan pemegang saham minoritas," kata Presiden Direktur & CEO Indosat Alexander Rusli dalam siaran pers yang diterima KompasTekno, Kamis (20/3/2013).
Ia menyadari, merek Indosat sudah punya kekuatan dan memiliki hubungan dengan masyarakat.
Perusahaan lain yang mayoritas sahamnya dimiliki Ooredoo adalah Wataniya di Kuwait, Nawras di Oman, Tunisiana di Tunisia, Nedjma di Algeria, dan Asiacell di Irak. Semuanya akan mengadopsi nama Ooredoo.
Komisaris Utama Ooredoo HE Sheikh Abdullah Bin Mohammed Bin Saud Al Thani menyatakan, merek baru ini menunjukkan niat untuk menjadi lebih dekat dan mendukung berbagai kegiatan pelanggan.
"Kami bangga bahwa untuk kali pertama bisnis kami dimulai di Qatar, sebagai awal, dan saat ini telah menjadi merek global. Kami tidak hanya menyambungkan komunikasi bagi pelanggan, tetapi juga akan meningkatkan dan mendukung masyarakat Qatar serta membantu untuk mencapai tujuan-tujuan hidupnya," kaya Sheikh Abdullah.
Sejak sentral telepon dioperasikan di Qatar tahun 1949, Ooredoo telah menjadi perusahaan yang melayani kebutuhan komunikasi. Saat ini Ooredoo sedang menyiapkan layanan pita lebar seluler 4G LTE secara komersial di Qatar.
Perusahaan menjelaskan, tampilan merek Ooredoo memperlihatkan pesan utama, yaitu dimulainya visi baru yang direalisasikan melalui strategi, nama dan logo, serta desain kreatif.
Lingkaran-lingkaran dalam logo merepresentasikan komunitas yang juga tecermin dalam merek ini. Warna merah merepresentasikan kehangatan, energi dan jiwa muda, yang akan direfleksikan dalam iklan dan ritel. Secara keseluruhan logo ini menampilkan elemen keyakinan, energi, dan empati.
Kapan Waktunya Ganti Logo Usaha?
Logo perusahaan bukan dibuat sekadar untuk menampilkan gambar atau tulisan cantik tanpa makna, melainkan juga untuk menunjukkan ciri khas usaha dan menggambarkan harapan dari usaha. "Logo tidak harus cantik, yang penting bermakna. Karena logo merupakan doa yang tergambar," tukas Jessica Diana Kartika, SSn, ahli feng shui untuk logo dalamtalkshow "Pentingnya Feng Shui untuk Logo" di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Jessica menambahkan bahwa logo juga berfungsi sebagai identitas perusahaan yang akan melekat dalam persepsi masyarakat. Namun sekalipun logo usaha sudah akrab dan dikenal masyarakat, bukan berarti Anda tidak bisa mengganti logo usaha Anda. Ada beberapa kondisi yang memungkinkan Anda untuk mengubah logo ini agar membawa keberhasilan untuk Anda.
1. Perubahan visi dan misi
Dalam menjalankan bisnis, visi dan misi usaha memang sangat dibutuhkan sebagai penunjuk jalan mencapai tujuan usaha. Visi dan misi perusahaan secara tak langsung akan memengaruhi pergerakan usaha. Menurut feng shui, logo usaha seharusnya menggambarkan visi, misi, dan tujuan usaha yang disesuaikan dengan perhitungan China.
Maka ketika mengubah visi dan misi perusahaan, sebaiknya logo perusahaan juga ikut diubah. "Karena beda visi-misinya, maka feng shui dan keberuntungannya juga akan berbeda," jelasnya.
2. Perubahan struktur organisasi
Ketika membuat sebuah logo usaha berdasar feng shui, salah satu faktor yang paling berpengaruh adalah karakter si pemilik dan partnernya. "Karakter, bakat, dan potensi setiap orang itu berbeda. Dibutuhkan adanya perhitungan karakter untuk memaksimalkan sisi positif pemilik usaha agar bisa jalan bersama untuk sukses," katanya.
Ia mengungkapkan bahwa setiap orang dengan karakter yang berbeda sangat memengaruhi logo yang akan dibuat. Sebaiknya, ketika mengadakan perubahan struktur organisasi pemilik utama usaha, logo dibuat kembali agar sesuai dengan karakter partner atau pemilik usaha yang baru.
3. Usaha baru
Perluasan bidang usaha rasanya menjadi impian banyak pengusaha. Namun, jika membuat usaha baru sebagai anak perusahaan dengan konsep, visi, dan misi yang berbeda, sebaiknya buat logo tersendiri. Beda bidang usahanya, maka peruntungan keberhasilannya juga akan berbeda. "Setiap bidang usaha punya warna dan tipikal logo sendiri untuk peruntungan dan kesuksesan usahanya," katanya.
Sekalipun masih berada dalam satu perusahaan dan manajemen, namun ketika membuat sebuah usaha baru yang bidangnya jauh berbeda, ciptakan logo yang berbeda dari logo usaha awal.
4. Perubahan jaman
Pergantian logo untuk mengikuti perkembangan zaman memang kerap dilakukan untuk meremajakan citra perusahaan. Dalam perjalanannya, agar lebih diterima masyarakat perubahan memang perlu dilakukan. Sekalipun visi, misi, dan konsep perusahaan tidak berubah sejak awal usaha, namun pembaharuan dalam logo perusahaan diharapkan mampu memberi angin segar dan harapan baru bagi perusahaan.
"Beberapa perusahaan besar di Indonesia yang sudah puluhan tahun berdiri juga banyak yang mengubah logo perusahaannya agar lebih eye catching dan memberi harapan baru dalam usahanya," pungkas Jessica.
Jessica menambahkan bahwa logo juga berfungsi sebagai identitas perusahaan yang akan melekat dalam persepsi masyarakat. Namun sekalipun logo usaha sudah akrab dan dikenal masyarakat, bukan berarti Anda tidak bisa mengganti logo usaha Anda. Ada beberapa kondisi yang memungkinkan Anda untuk mengubah logo ini agar membawa keberhasilan untuk Anda.
1. Perubahan visi dan misi
Dalam menjalankan bisnis, visi dan misi usaha memang sangat dibutuhkan sebagai penunjuk jalan mencapai tujuan usaha. Visi dan misi perusahaan secara tak langsung akan memengaruhi pergerakan usaha. Menurut feng shui, logo usaha seharusnya menggambarkan visi, misi, dan tujuan usaha yang disesuaikan dengan perhitungan China.
Maka ketika mengubah visi dan misi perusahaan, sebaiknya logo perusahaan juga ikut diubah. "Karena beda visi-misinya, maka feng shui dan keberuntungannya juga akan berbeda," jelasnya.
2. Perubahan struktur organisasi
Ketika membuat sebuah logo usaha berdasar feng shui, salah satu faktor yang paling berpengaruh adalah karakter si pemilik dan partnernya. "Karakter, bakat, dan potensi setiap orang itu berbeda. Dibutuhkan adanya perhitungan karakter untuk memaksimalkan sisi positif pemilik usaha agar bisa jalan bersama untuk sukses," katanya.
Ia mengungkapkan bahwa setiap orang dengan karakter yang berbeda sangat memengaruhi logo yang akan dibuat. Sebaiknya, ketika mengadakan perubahan struktur organisasi pemilik utama usaha, logo dibuat kembali agar sesuai dengan karakter partner atau pemilik usaha yang baru.
3. Usaha baru
Perluasan bidang usaha rasanya menjadi impian banyak pengusaha. Namun, jika membuat usaha baru sebagai anak perusahaan dengan konsep, visi, dan misi yang berbeda, sebaiknya buat logo tersendiri. Beda bidang usahanya, maka peruntungan keberhasilannya juga akan berbeda. "Setiap bidang usaha punya warna dan tipikal logo sendiri untuk peruntungan dan kesuksesan usahanya," katanya.
Sekalipun masih berada dalam satu perusahaan dan manajemen, namun ketika membuat sebuah usaha baru yang bidangnya jauh berbeda, ciptakan logo yang berbeda dari logo usaha awal.
4. Perubahan jaman
Pergantian logo untuk mengikuti perkembangan zaman memang kerap dilakukan untuk meremajakan citra perusahaan. Dalam perjalanannya, agar lebih diterima masyarakat perubahan memang perlu dilakukan. Sekalipun visi, misi, dan konsep perusahaan tidak berubah sejak awal usaha, namun pembaharuan dalam logo perusahaan diharapkan mampu memberi angin segar dan harapan baru bagi perusahaan.
"Beberapa perusahaan besar di Indonesia yang sudah puluhan tahun berdiri juga banyak yang mengubah logo perusahaannya agar lebih eye catching dan memberi harapan baru dalam usahanya," pungkas Jessica.
Friday, August 5, 2011
Logo Baru Google Chrome Lebih Sederhana
Setelah menggunakannya selama dua tahun terakhir, Google memutuskan untuk mengganti logo dan ikon Chrome. Bentuk dan warna dasarnya sama, tetapi logo baru lebih sederhana ketimbang yang lama.
Kalau logo yang lama membentuk bola tiga dimensi, logo penggantinya lebih terkesan abstrak dengan warna pastel. Tidak lagi seperti bola, desainnya seperti donat warna merah, hijau, dan kuning yang mengelilingi sebuah lingkaran warna biru.
"Ikon yang lebih sederhana mencerminkan semangat Chrome untuk membuat web lebih cepat, ringan, dan mudah digunakan siapa saja," demikian tulis Steve Rura, desainer Chrome di halaman blog Chrome. Ia mengatakan, perubahan design logo tersebut juga semakin memperkuat gambaran Chrome yang ingin menyajikan tampilan web menjadi rapi.
Logo sederhana tersebut bukan baru kali ini muncul. Para penggemar Google Chrome yang kesulitan menggambar ikon dalam bentuk tiga dimensi sudah sering menggambarnya dalam bentuk logo yang baru dalam bentuk dua dimensi. Sebelum Google memutuskan logo baru, juga dilakukan kontes rekonstruksi logo dengan bermacam cara yang disebut Google Chrome Icon Project. Perubahan ini bakal memudahkan Google untuk konsisten menggambarkan logo Chrome di berbagai media.
Para pengguna browser Chrome dalam waktu dekat akan melihat logo baru di software yang digunakannya. Namun, Google masih menunggu proses pembenahan versi beta dalam beberapa minggu ke depan.
Kalau logo yang lama membentuk bola tiga dimensi, logo penggantinya lebih terkesan abstrak dengan warna pastel. Tidak lagi seperti bola, desainnya seperti donat warna merah, hijau, dan kuning yang mengelilingi sebuah lingkaran warna biru.
"Ikon yang lebih sederhana mencerminkan semangat Chrome untuk membuat web lebih cepat, ringan, dan mudah digunakan siapa saja," demikian tulis Steve Rura, desainer Chrome di halaman blog Chrome. Ia mengatakan, perubahan design logo tersebut juga semakin memperkuat gambaran Chrome yang ingin menyajikan tampilan web menjadi rapi.
Logo sederhana tersebut bukan baru kali ini muncul. Para penggemar Google Chrome yang kesulitan menggambar ikon dalam bentuk tiga dimensi sudah sering menggambarnya dalam bentuk logo yang baru dalam bentuk dua dimensi. Sebelum Google memutuskan logo baru, juga dilakukan kontes rekonstruksi logo dengan bermacam cara yang disebut Google Chrome Icon Project. Perubahan ini bakal memudahkan Google untuk konsisten menggambarkan logo Chrome di berbagai media.
Para pengguna browser Chrome dalam waktu dekat akan melihat logo baru di software yang digunakannya. Namun, Google masih menunggu proses pembenahan versi beta dalam beberapa minggu ke depan.
Ferrari Resmikan Logo Baru
Sebelum memulai latihan resmi GP F1 Inggris di sirkuit Silverstone, tim Ferrari meresmikan design logo barunya. Peresmian dilakukan oleh pimpinan tim kuda jingkrak, Stefano Domenicalli, disaksikan kedua pebalap Fernando Alonso dan Felipe Massa di pit Ferrari.
Logo tersebut baru dipakai pada musim balapan 2011. Namun, seperti dilaporkan beberapa media awal tahun lalu, logo baru yang berupa "barcode Scuderia" itu dikhawatirkan merupakan iklan terselubung rokok Marlboro.
"Kami pilih Silverstone karena di sini pada 1951 Ferrari pertama kali memenangi balapan bersama Jose Froilan Gonzales," komentar Domenicalli.
Dia menegaskan, logo tersebut baru terpampang di mobil tahun depan. Selain mobil, semua elemen, mulai team kit, pebalap, dan seragam tim akan menggunakannya. "Untuk nama tim masih sama, Scuderia Ferrari Marlboro," ucap Domenicalli.
Ada yang beranggapan, design logo baru itu menyerupai design logo Marlboro, terutama pada sudut-sudutnya yang tajam. Namun, sekali lagi Ferrari membantah semua tuduhan itu.
Logo tersebut baru dipakai pada musim balapan 2011. Namun, seperti dilaporkan beberapa media awal tahun lalu, logo baru yang berupa "barcode Scuderia" itu dikhawatirkan merupakan iklan terselubung rokok Marlboro.
"Kami pilih Silverstone karena di sini pada 1951 Ferrari pertama kali memenangi balapan bersama Jose Froilan Gonzales," komentar Domenicalli.
Dia menegaskan, logo tersebut baru terpampang di mobil tahun depan. Selain mobil, semua elemen, mulai team kit, pebalap, dan seragam tim akan menggunakannya. "Untuk nama tim masih sama, Scuderia Ferrari Marlboro," ucap Domenicalli.
Ada yang beranggapan, design logo baru itu menyerupai design logo Marlboro, terutama pada sudut-sudutnya yang tajam. Namun, sekali lagi Ferrari membantah semua tuduhan itu.
Perluas Pasar, Belfoods Ubah Logo
Logo adalah identitas yang membantu sebuah produk dikenal masyarakat. Logo yang mudah dikenali memudahkan masyarakat untuk menemukan produk yang disukainya. Begitu pula kemasan pada produk. Kemasan yang bersih, rapi, dan menarik dapat memikat hati konsumen untuk membeli dan menjadi pelanggan sebuah produk.
Hal ini yang coba dilakukan PT Belfoods Indonesia untuk lebih dekat dengan konsumennya. Logo dan kemasan produk Belfoods diubah agar lebih mudah dikenali. Pada design logo baru, Belfoods menggunakan tanda hati yang melambangkan cinta. "Simbol hati ini menandakan cinta, bahwa apa pun yang kami lakukan dilandasi oleh cinta. Kami berharap logo ini dapat menyentuh konsumen kami sehingga mereka percaya akan mendapatkan makanan berkualitas. Heart juga bisa berarti jantung atau kesehatan. Produk kami terjamin kebersihan dan kesehatannya sehingga aman dimakan sebagai teman makan nasi," ujar Roy Atmadja, Direktur Utama PT. Belfoods Indonesia, saat press conference logo danpackaging baru Belfoods di Delibel Resto, Jalan. Tebet Barat Dalam Nomor 27.
Pelopor produsen nugget di Indonesia ini menjamin bahwa produk-produk mereka aman dikonsumsi. Terbukti dengan sertifikat halal dari MUI dan sudah memenuhi standar keamanan pangan dan regulasi Pemerintah Indonesia (BPOM).
Di samping itu, quality system yang diterapkan Belfoods Indonesia juga memenuhi standar HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) dan GMP (Good Manufacturing Practise) yang menjadi acuan Internasional Chain Restaurant.
Adapun untuk kemasan, Belfoods mengubah seluruh kemasan produk-produknya dengan satu ciri khas berupa garis-garis di sudut kemasan. "Kalau ada garis-garisnya di ujung kemasan, itu berarti produk Belfoods," ujar Francisca Lucky Permanawati, Head of Marketing Communication PT Belfoods Indonesia, yang juga hadir dalam acara ini.
Produk-produk yang dihasilkan PT Belfoods Indonesia selama tujuh tahun berdiri dikenal dengan merek Delfarm, Belfood 222, dan Uenaak. Kini, ketiga merek tersebut dilebur ke dalam satu merek produk dan dibagi ke dalam tiga kategori, yaitu Belfoods Royal, Belfoods Favorite, dan Belfoods Uenaak.
Belfoods Royal dengan warna kemasan kuning gold ditargetkan untuk pangsa pasar cluster premium. Belfoods Favorite dengan warna kemasan oranye atau merah ditargetkan untuk pangsa pasar cluster medium. Sedangkan Belfoods Uenaaak dengan warna kemasan merah ditargetkan untuk pangsa pasarlow cluster. "Dengan ini, kami berharap produk-produk Belfoods bisa dinikmati semua kalangan. Sehingga produk ini tidak hanya bisa dibeli di supermarket besar, tetapi juga bisa dijangkau di pasar-pasar tradisional," tutup Francisca.
Frisian Flag Luncurkan Logo Baru
PT Frisian Flag Indonesia (FFI) selaku market leader produsen susu meluncurkan design logo terbarunya. Design logo terbaru yang terlihat lebih segar dan modern ini merupakan bentuk adaptasi terhadap masyarakat Indonesia yang dinilai semakin modern.
"Masyarakat Indonesia kini makin modern, pendapatannya meningkat dan pola pikirnya juga lebih maju. Logo terbaru Frisian Flag ini kami sesuaikan dengan perkembangan tersebut, sambil terus mengukuhkan diri sebagai ahli nutrisi terbaik di bidangnya. Yang terlihat bagus di masa lalu bisa menjadi kuno di masa sekarang, karena itu modernisasi sebuah logo menjadi salah satu strategi sukses sebuah produk," kata Cees Ruygrok, Presiden Direktur Frisian Flag Indonesia dalam acara peluncuran identitas brand terbaru FFI.
Tidak hanya mengganti logonya, FFI juga meluncurkan kampanye terbarunya "Raih Hari Esokmu". Cees menjelaskan, kampanye tersebut untuk menegaskan komitmen FFI untuk terus mendukung masyarakat Indonesia meraih hari esok yang lebih baik melalui penyediaan berbagai produk bernutrisi.
Dalam logo terbarunya ini, merek Frisian Flag di dalam lambang bendera dibuat dengan ukuran huruf lebih besar sehingga mudah terlihat. Sementara itu, gambar hati berwarna merah masih tetap dipertahankan sebagai ciri khas merek FFI sejak pertama kali hadir di Indonesia sejak tahun 1922.
Sementara itu, latar belakang berbentuk pendaran diibaratkan seperti pendaran air. "Kami berharap inovasi kami akan berpendar secara positif di masyarakat," kata Hendro H.Poedjono, Trade Marketing FFI dalam kesempatan yang sama.
Peluang industri susu di Indonesia dianggap sangat besar karena konsumsi susu nasional relatif masih kecil, hanya 11,7 liter per kapita per tahun. "Pertumbuhan industri susu di Indonesia cukup agresif. Tahun ini pertumbuhan FFI naik 5 persen dari tahun sebelumnya," kata Hendro.
FFI saat ini memproduksi serangkaian produk susu bernutrisi untuk memenuhi kebutuhan susu setiap anggota keluarga, termasuk susu bubuk formula untuk balita, susu bubuk dan susu cair, serta susu kental manis. Untuk mendukung kampanye Raih Esokmu, FFI akan melanjutkan berbagai program sosial untuk meningkatkan status gizi masyarakat dan kesejahteraan peternak sapi perah.
"Masyarakat Indonesia kini makin modern, pendapatannya meningkat dan pola pikirnya juga lebih maju. Logo terbaru Frisian Flag ini kami sesuaikan dengan perkembangan tersebut, sambil terus mengukuhkan diri sebagai ahli nutrisi terbaik di bidangnya. Yang terlihat bagus di masa lalu bisa menjadi kuno di masa sekarang, karena itu modernisasi sebuah logo menjadi salah satu strategi sukses sebuah produk," kata Cees Ruygrok, Presiden Direktur Frisian Flag Indonesia dalam acara peluncuran identitas brand terbaru FFI.
Tidak hanya mengganti logonya, FFI juga meluncurkan kampanye terbarunya "Raih Hari Esokmu". Cees menjelaskan, kampanye tersebut untuk menegaskan komitmen FFI untuk terus mendukung masyarakat Indonesia meraih hari esok yang lebih baik melalui penyediaan berbagai produk bernutrisi.
Dalam logo terbarunya ini, merek Frisian Flag di dalam lambang bendera dibuat dengan ukuran huruf lebih besar sehingga mudah terlihat. Sementara itu, gambar hati berwarna merah masih tetap dipertahankan sebagai ciri khas merek FFI sejak pertama kali hadir di Indonesia sejak tahun 1922.
Sementara itu, latar belakang berbentuk pendaran diibaratkan seperti pendaran air. "Kami berharap inovasi kami akan berpendar secara positif di masyarakat," kata Hendro H.Poedjono, Trade Marketing FFI dalam kesempatan yang sama.
Peluang industri susu di Indonesia dianggap sangat besar karena konsumsi susu nasional relatif masih kecil, hanya 11,7 liter per kapita per tahun. "Pertumbuhan industri susu di Indonesia cukup agresif. Tahun ini pertumbuhan FFI naik 5 persen dari tahun sebelumnya," kata Hendro.
FFI saat ini memproduksi serangkaian produk susu bernutrisi untuk memenuhi kebutuhan susu setiap anggota keluarga, termasuk susu bubuk formula untuk balita, susu bubuk dan susu cair, serta susu kental manis. Untuk mendukung kampanye Raih Esokmu, FFI akan melanjutkan berbagai program sosial untuk meningkatkan status gizi masyarakat dan kesejahteraan peternak sapi perah.
90 Tahun Sejarah Logo Mazda
MAZDA memasuki usianya yang ke-90 tahun ini, dan selama hampir seabad memproduksi mobil, Mazda tetap memegang teguh etos Zoom-Zoom. Satu hal yang berubah selama bertahun tahun adalah design logonya. Selama 90 tahun perjalanan, Mazda telah lebih dari empat kali mengganti logo mereka.
Pada tahun 1936, Mazda terjun ke dunia pabrikasi mobil dengan tidak hanya menggunakan satu, tetapi dua logo. Yang pertama berupa tulisan 'Mazda' sederhana dan simbol triple 'M'. Saat itu Mazda memiliki kantor pusat di Kota Hiroshima, sementara konsep yang diusungnya adalah kecepatan dan kelincahan. Triple 'M' juga merupakan kependekan dari Mazda Motor Manufacturer.
Memasuki 1959 design logo Mazda berubah logo menjadi 'm' huruf kecil dengan tarikan garis awal menjulang ke atas sementara garis akhirnya berlanjut ke bawah. Design logo ini bertepatan dengan peluncuran mobil penumpang pada 1959. Kendaraan Mazda yang pertama kali mengenakan logo ini adalah Mazda R360 coupe yang mengusung sederet teknologi canggih pada jamannya.
Tahun 1975 muncul logo abadi yang sekaligus diperkenalkan sebagai identitas baru korporat Mazda. Saat ini, setelah 35 tahun berlalu, tipe logo tersebut tetap menjadi elemen intrinsik identitas visual Mazda.
Logo baru diperkenalkan pada tahun 1992, simbol merek ini hadir bersama logo yang diperkenalkan pada 1975. Logo baru ini mengekspresikan bentuk dimensi sayap, matahari dan lingkaran cahaya.
Pada bulan Juni 1997, logo baru Mazda diperkenalkan secara global. Logo baru yang kita kenal hingga hari ini, menggambarkan huruf 'M' Mazda yang terbentuk dari sayap berbentuk 'V'. Logo ini menggambarkan tekad perusahaan untuk membentangkan sayap terbang menuju masa depan.
Tahun 2000, Filosofi ini disempurnakan dengan memperkenalkan tagline Zoom-Zoom untuk mengekspresikan 'emosi gerak' yang ditanamkan ke dalam setiap produk Mazda. Etos Zoom-Zoom ini masih terkandung dalam dalam design logo yang akan segera muncul di dalam generasi baru kendaraan Mazda yang membawa perusahaan menuju jalan yang menuju keberhasilan
Pada tahun 1936, Mazda terjun ke dunia pabrikasi mobil dengan tidak hanya menggunakan satu, tetapi dua logo. Yang pertama berupa tulisan 'Mazda' sederhana dan simbol triple 'M'. Saat itu Mazda memiliki kantor pusat di Kota Hiroshima, sementara konsep yang diusungnya adalah kecepatan dan kelincahan. Triple 'M' juga merupakan kependekan dari Mazda Motor Manufacturer.
Memasuki 1959 design logo Mazda berubah logo menjadi 'm' huruf kecil dengan tarikan garis awal menjulang ke atas sementara garis akhirnya berlanjut ke bawah. Design logo ini bertepatan dengan peluncuran mobil penumpang pada 1959. Kendaraan Mazda yang pertama kali mengenakan logo ini adalah Mazda R360 coupe yang mengusung sederet teknologi canggih pada jamannya.
Tahun 1975 muncul logo abadi yang sekaligus diperkenalkan sebagai identitas baru korporat Mazda. Saat ini, setelah 35 tahun berlalu, tipe logo tersebut tetap menjadi elemen intrinsik identitas visual Mazda.
Logo baru diperkenalkan pada tahun 1992, simbol merek ini hadir bersama logo yang diperkenalkan pada 1975. Logo baru ini mengekspresikan bentuk dimensi sayap, matahari dan lingkaran cahaya.
Pada bulan Juni 1997, logo baru Mazda diperkenalkan secara global. Logo baru yang kita kenal hingga hari ini, menggambarkan huruf 'M' Mazda yang terbentuk dari sayap berbentuk 'V'. Logo ini menggambarkan tekad perusahaan untuk membentangkan sayap terbang menuju masa depan.
Tahun 2000, Filosofi ini disempurnakan dengan memperkenalkan tagline Zoom-Zoom untuk mengekspresikan 'emosi gerak' yang ditanamkan ke dalam setiap produk Mazda. Etos Zoom-Zoom ini masih terkandung dalam dalam design logo yang akan segera muncul di dalam generasi baru kendaraan Mazda yang membawa perusahaan menuju jalan yang menuju keberhasilan
Peugeot Kenalkan Logo Baru
PT Astra International Peugeot (AIP) distributor merek Peugeot di tanah air secara resmi memperkenalkan logo baru Peugeot.
Design logo baru Peugeot ini tidak jauh beda dengan logo Peugeot, masih menggunakan ikon Singa, namun lebih memiliki kedalaman 3 dimensi dibanding logo Singa sebelumnya. Logo baru ini sebenarnya sudah diperkenalkan pada Januari 2010 di Eropa. Logo baru ini akan resmi menempel pada mobil Peugeot pada November 2010.
Peugeot berkeyakinan dapat menjadi salah satu langkah awal Peugeot secara global dalam mencapai target pada 2015.
Sementara PT Astra International Peugeot yakin dengan logo barunya yakni dapat merubah kondisi penjualan Peugeot di tanah air. Di Indonesia logo Peugeot terbaru akan digunakan di tahun depan di setiap diler-diler dan kendaraan Peugeot di tanah air.
"Untuk global target yang ingin dicapai Peugeot pada 2015 yakni naik tiga peringkat dari posisi saat ini, menjadi benchmark untuk model kendaraan dan menjadi pemimpin di layanan mobilitas, sementara di tanah air kita yakin dapat berpengaruh pada penjualan kita dengan logo baru, selain itu kita juga dapat merubah peta pemasaran kita," kata CEO PT Astra International Peugeot Constantinus Herlijoso di sela-sela peluncuran New Peugeot 207 facelift di XXI Club, Djakarta Theater Building, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (25/2/2010).
Logo baru Peugeot diklaim memiliki Motion dan Emotion yang mampu membangkitkan emosi dan keinginan terus maju. Logo tampil lewat tiga dimensi yang lebih modern dan dinamis serta menggambarkan singa jantan yang lebih menyiratkan power pada mobil-mobil Peugeot.
"Mudah-mudahan logo baru semangat baru. Efeknya penjualan juga akan semakin
meningkat," harap Herlijoso.
Setelah facelift 207, di 2010, PT AIP berencana meluncurkan 3 kendaraan baru ke pasar otomotif nasional. Diantaranya adalah Peugeot 3008 diesel, MPV Peugeot 5008 dan Peugeot 308 SW. Dengan unit yang akan diluncurkan tersebut PT AIP yakin dapat merebut pangsa pasar tanah air.
Design logo baru Peugeot ini tidak jauh beda dengan logo Peugeot, masih menggunakan ikon Singa, namun lebih memiliki kedalaman 3 dimensi dibanding logo Singa sebelumnya. Logo baru ini sebenarnya sudah diperkenalkan pada Januari 2010 di Eropa. Logo baru ini akan resmi menempel pada mobil Peugeot pada November 2010.
Peugeot berkeyakinan dapat menjadi salah satu langkah awal Peugeot secara global dalam mencapai target pada 2015.
Sementara PT Astra International Peugeot yakin dengan logo barunya yakni dapat merubah kondisi penjualan Peugeot di tanah air. Di Indonesia logo Peugeot terbaru akan digunakan di tahun depan di setiap diler-diler dan kendaraan Peugeot di tanah air.
"Untuk global target yang ingin dicapai Peugeot pada 2015 yakni naik tiga peringkat dari posisi saat ini, menjadi benchmark untuk model kendaraan dan menjadi pemimpin di layanan mobilitas, sementara di tanah air kita yakin dapat berpengaruh pada penjualan kita dengan logo baru, selain itu kita juga dapat merubah peta pemasaran kita," kata CEO PT Astra International Peugeot Constantinus Herlijoso di sela-sela peluncuran New Peugeot 207 facelift di XXI Club, Djakarta Theater Building, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (25/2/2010).
Logo baru Peugeot diklaim memiliki Motion dan Emotion yang mampu membangkitkan emosi dan keinginan terus maju. Logo tampil lewat tiga dimensi yang lebih modern dan dinamis serta menggambarkan singa jantan yang lebih menyiratkan power pada mobil-mobil Peugeot.
"Mudah-mudahan logo baru semangat baru. Efeknya penjualan juga akan semakin
meningkat," harap Herlijoso.
Setelah facelift 207, di 2010, PT AIP berencana meluncurkan 3 kendaraan baru ke pasar otomotif nasional. Diantaranya adalah Peugeot 3008 diesel, MPV Peugeot 5008 dan Peugeot 308 SW. Dengan unit yang akan diluncurkan tersebut PT AIP yakin dapat merebut pangsa pasar tanah air.
Ganti Logo, Target Jual Naik Lipat Tiga
Konsumen otomotif di Jatim ternyata cukup meminati mobil asal Eropa. Model dan eksklusivitas merek logo Peugeot asal Prancis, menjadi ketertarikan mereka. Sejak diluncurkan akhir tahun lalu, saat ini sudah terjual 5 unit tipe 207 2-Tronic di Jatim.
Sales Manager PT Astra International Tbk-Peugeot area Jatim, Ronny A Rochim mengatakan, penjualan kendaraan mini hatchback ini rata-rata satu unit sebulan di pasar Jatim. Sementara secara keseluruhan merek Peugeot, pihaknya berhasil menjual sekitar 12 unit pada tahun lalu.
“Tahun lalu kontribusi Jatim terhadap penjualan Peugeot secara nasional mencapai 25 persen. Tahun ini kami menargetkan meningkat hingga 30 persen,” kata Ronny di sela pengenalan logo baru Peugeot di Surabaya.
Chief Executive PT Astra International Tbk-Peugeot, Constantinus Herlijoso menambahkan, selama ini tipe 207 menjadi andalan penjualan di pasar nasional dengan kontribusi hingga 50 persen. Model yang sporty, menggunakan transmisi semi otomatis, serta irit bahan bakar, membuat tipe ini mampu bersaing dengan mini hatchback yang ada.
“Kami optimistis penjualan Peugeot seluruh tipe tahun ini bisa naik tiga kali lipat dari 44 unit tahun lalu menjadi 120 unit tahun ini,” ujar Herlijoso.
Di Jatim, Peugeot 207 2-Tronic dijual seharga Rp 280,5 juta per unit (on the road)
Saatnya Logo Halal Standar
Sebuah produk makanan mencantumkan logo halal secara mencolok. Tetapi setelah dilakukan klarifikasi, produk tersebut belum mendapatkan sertifikat halal dari siapapun. Tidak ada kejelasan, apakah ia benar-benar halal atau tidak. Masyarakat yang peduli halal dan hanya melihat kemasan luarnya akan tertipu karena menganggapnya sebagai produk halal. Itu terjadi karena kita belum menerapkan logo halal standar yang berlaku bagi produk-produk yang telah bersertifikat halal. Di pasaran produsen dapat dengan sesuka hati mencantumkan logo halal dengan berbagai bentuk.
Ada yang berbentuk bulat, ada yang datar, ada yang bertuliskan huruf Arab, ada pula yang bertuliskan huruf latin. Selama tidak ada sturan main tentang label dan logo halal standar, memang tidak ada yang bisa disalahkan. Semuanya benar menurut aturan pelabelan di Indonesia. Tetapi dengan tiadanya design logo standar tersebut, konsumenlah yang dirugikan. Mereka sulit membedakan produk mana yang telah bersertifikat halal dan mana yang tidak.
Di beberapa negara, design logo standar ini telah diterapkan dengan baik. Di Malaysia misalnya, mereka punya logo halal khas sebagai tanda bahwa suatu produk telah disertifikasi oleh Jabatan Kemajuan Islam Malaysia. Desain Logo Halal Malaysia itu berbentuk bulat dengan bingkai segi enam, serta tulisan halal dan tulisan Malaysia. Produk yang memasang logo itu berarti sudah dijamin kehalalannya oleh JAKIM.
Masyarakat dapat membedakannya dengan mudah. Secara hukum produsen dan konsumen merasa terlindungi dengan logo halal standar tersebut. Hanya produsen yang benar-benar halal (disertifikasi oleh lembaga yang berwenang) saja yang berhak menggunakan logo itu. Siapapun yang menggunakan logo tanpa sepengetahuan lembaga yang berwenang bisa dituntut secara hukum. Pengusaha yang benar-benar berproduksi secara halal akan merasa aman dan terlindungi oleh logo tersebut. Sebaliknya perusahaan yang nakal tidak bisa berbuat seenaknya dengan mencantumkan logo tersebut, karena akan berhadapan dengan hukum. Konsumen juga menjadi semakin nyaman dan mudah dalam memilih produk-produk yang halal.
Mereka tidak harus melihat daftar produk bersertifikat halal, karena dengan mudah dapat dilihat pada kemasan. Makanan dengan logo halal standar menunjukkan kepastian kehalalan yang dijamin oleh lembaga sertifikasi yang sah. Pemberlakuan logo halal standar ini juga terjadi di beberapa negara lain, seperti Singapura, Thailand, Philipina, Amerika dan lain-lain. Logo halal ini terkait erat dengan lembaga yang mengeluarkan sertifikat halal. Seperti Islamic Food and Nutritious Council of America (IFANCA) yang mengeluarkan sertifikat halal di kawasan Amerika Utara, mensyaratkan logo "croissant M" sebagai tanda bahwa produk tersebut telah disertifikasi. Demikian juga dengan Halal Food and Feed Foundation (HFFF) dari Belanda yang mensyaratkan logo halal dengan gambar khas menyerupai bukit dengan bulan sabit dan tulisan halal pada produk-produk yang disertifikasinya.
Dengan demikian dengan sekali lihat, konsumen akan lebih mudah mengenali produk-produk yang disertifikasi halal tersebut. Indonesia dengan penduduk muslim terbesar di dunia, rupanya belum bisa menerapkan design logo standar yang berlaku secara nasional. LPPOM MUI bersama Komisi Fatwa MUI sebagai satu-satunya lembaga sertifikasi halal di Indonesia sudah mengusulkan pemberlakuan logo halal standar sejak beberapa tahun yang lalu.
Logo tersebut dengan mencantumkan lambang MUI sebagai pihak yang mengeluarkan sertifikat halal. Entah mengapa, usulan tersebut belum bisa diberlakukan secara nasional. Izin pencantuman label makanan memang tidak dimiliki oleh MUI. Lembaga nonpemerintah ini hanya sampai kepada sertifikat halal. Secara teknis, izin tersebut sampai saat ini masih ditangani oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).
Kebijakan yang masih berlaku saat ini dalam pencantuman logo halal adalah diberikan kebebasan kepada pihak produsen untuk mendisain sendiri logo halal yang ingin dipasangnya. Tidak ada kewajiban untuk menggunakan logo yang sama dan standar. Jika sudah ada beberapa produsen yang menggunakan logo halal MUI, dengan mencantumkan nomor sertifikatnya, itu adalah semata-mata inisiatif dari pihak produsen sendiri.
Kalangan konsumen sendiri sebenarnya sangat menginginkan adanya logo halal standar ini. Nur Bowo dari Yayasan Halal Watch menekankan perlunya sesegera mungkin pemberlakuan logo halal standar yang berlaku secara nasional. "Sehingga kami tidak harus membawa daftar produk bersertifikat halal setiap kali belanja, melainkan cukup melihat logo halal standar tersebut, sehingga lebih mudah," ujarnya.
Selama ini konsumen merasa kesulitan dalam memilih produk bersertifikat halal, karena logo halal yang dimiliki produsen tidak seragam. Bahkan ada juga produk yang mencantumkan logo halal tanpa sertifikat halal. BPOM sendiri, melalui Sukiman Umar Said, Direktur Inspeksi Dan Sertifikasi Pangan juga menganjurkan agar segera diberlakukannya logo halal standar ini. Karena pada dasarnya BPOM sendiri juga ikut dimudahkan dalam pengawasan di lapangan. Kita tunggu hasilnya.
Ada yang berbentuk bulat, ada yang datar, ada yang bertuliskan huruf Arab, ada pula yang bertuliskan huruf latin. Selama tidak ada sturan main tentang label dan logo halal standar, memang tidak ada yang bisa disalahkan. Semuanya benar menurut aturan pelabelan di Indonesia. Tetapi dengan tiadanya design logo standar tersebut, konsumenlah yang dirugikan. Mereka sulit membedakan produk mana yang telah bersertifikat halal dan mana yang tidak.
Di beberapa negara, design logo standar ini telah diterapkan dengan baik. Di Malaysia misalnya, mereka punya logo halal khas sebagai tanda bahwa suatu produk telah disertifikasi oleh Jabatan Kemajuan Islam Malaysia. Desain Logo Halal Malaysia itu berbentuk bulat dengan bingkai segi enam, serta tulisan halal dan tulisan Malaysia. Produk yang memasang logo itu berarti sudah dijamin kehalalannya oleh JAKIM.
Masyarakat dapat membedakannya dengan mudah. Secara hukum produsen dan konsumen merasa terlindungi dengan logo halal standar tersebut. Hanya produsen yang benar-benar halal (disertifikasi oleh lembaga yang berwenang) saja yang berhak menggunakan logo itu. Siapapun yang menggunakan logo tanpa sepengetahuan lembaga yang berwenang bisa dituntut secara hukum. Pengusaha yang benar-benar berproduksi secara halal akan merasa aman dan terlindungi oleh logo tersebut. Sebaliknya perusahaan yang nakal tidak bisa berbuat seenaknya dengan mencantumkan logo tersebut, karena akan berhadapan dengan hukum. Konsumen juga menjadi semakin nyaman dan mudah dalam memilih produk-produk yang halal.
Mereka tidak harus melihat daftar produk bersertifikat halal, karena dengan mudah dapat dilihat pada kemasan. Makanan dengan logo halal standar menunjukkan kepastian kehalalan yang dijamin oleh lembaga sertifikasi yang sah. Pemberlakuan logo halal standar ini juga terjadi di beberapa negara lain, seperti Singapura, Thailand, Philipina, Amerika dan lain-lain. Logo halal ini terkait erat dengan lembaga yang mengeluarkan sertifikat halal. Seperti Islamic Food and Nutritious Council of America (IFANCA) yang mengeluarkan sertifikat halal di kawasan Amerika Utara, mensyaratkan logo "croissant M" sebagai tanda bahwa produk tersebut telah disertifikasi. Demikian juga dengan Halal Food and Feed Foundation (HFFF) dari Belanda yang mensyaratkan logo halal dengan gambar khas menyerupai bukit dengan bulan sabit dan tulisan halal pada produk-produk yang disertifikasinya.
Dengan demikian dengan sekali lihat, konsumen akan lebih mudah mengenali produk-produk yang disertifikasi halal tersebut. Indonesia dengan penduduk muslim terbesar di dunia, rupanya belum bisa menerapkan design logo standar yang berlaku secara nasional. LPPOM MUI bersama Komisi Fatwa MUI sebagai satu-satunya lembaga sertifikasi halal di Indonesia sudah mengusulkan pemberlakuan logo halal standar sejak beberapa tahun yang lalu.
Logo tersebut dengan mencantumkan lambang MUI sebagai pihak yang mengeluarkan sertifikat halal. Entah mengapa, usulan tersebut belum bisa diberlakukan secara nasional. Izin pencantuman label makanan memang tidak dimiliki oleh MUI. Lembaga nonpemerintah ini hanya sampai kepada sertifikat halal. Secara teknis, izin tersebut sampai saat ini masih ditangani oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).
Kebijakan yang masih berlaku saat ini dalam pencantuman logo halal adalah diberikan kebebasan kepada pihak produsen untuk mendisain sendiri logo halal yang ingin dipasangnya. Tidak ada kewajiban untuk menggunakan logo yang sama dan standar. Jika sudah ada beberapa produsen yang menggunakan logo halal MUI, dengan mencantumkan nomor sertifikatnya, itu adalah semata-mata inisiatif dari pihak produsen sendiri.
Kalangan konsumen sendiri sebenarnya sangat menginginkan adanya logo halal standar ini. Nur Bowo dari Yayasan Halal Watch menekankan perlunya sesegera mungkin pemberlakuan logo halal standar yang berlaku secara nasional. "Sehingga kami tidak harus membawa daftar produk bersertifikat halal setiap kali belanja, melainkan cukup melihat logo halal standar tersebut, sehingga lebih mudah," ujarnya.
Selama ini konsumen merasa kesulitan dalam memilih produk bersertifikat halal, karena logo halal yang dimiliki produsen tidak seragam. Bahkan ada juga produk yang mencantumkan logo halal tanpa sertifikat halal. BPOM sendiri, melalui Sukiman Umar Said, Direktur Inspeksi Dan Sertifikasi Pangan juga menganjurkan agar segera diberlakukannya logo halal standar ini. Karena pada dasarnya BPOM sendiri juga ikut dimudahkan dalam pengawasan di lapangan. Kita tunggu hasilnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)