Showing posts with label logo retail. Show all posts
Showing posts with label logo retail. Show all posts

Thursday, April 18, 2013

AMD akan Ganti Logo Produk

Logo baru AMD ini menempatkan logo perusahaan AMD dengan lambang arrow-nya di bagian atas logo dan kelas atau jenis produk dibawah logo AMD. Tak hanya itu, logo baru AMD tersebut juga menghadirkan tulisan “ELITE QUAD-CORE” yang berada dibawah varian atau kelas produk. Logo baru AMD ini seperti gambar di atas.

AMD dikabarkan akan menghadirkan lebih banyak varian produk CPU (Central Processing Unit), APU (Accelerated Processing Unit), kartu grafis Radeon dan memori. Maka dari itu, produsen processor x86 terbesar kedua di dunia ini melakukan perubahan logo yang sangat signifikan.


Rencana Logo Baru AMD
AMD juga dikabarkan tertarik untuk memproduksi SSD (Solid State Drive) dan memanfaatkan momen tersebut untuk mengganti logo AMD untuk semua lini produk dan proses penggantian logo ini akan berlangsung sepanjang tahun 2013.

AMD menginginkan sistem logo terpadu di mana setiap bagian dari logo mendefinisikan suatu produk yang spesifik. Produk CPU, APU, dan chipset AMD akan membawa logo baru, dan logo akan diadopsi untuk SSD baru serta produk lain yang sudah ada.

Seperti yang dilansir dari TomsHardware (19/03/2013), logo AMD sebelumnya mengusung tema platform AMD Vision dengan kelas produk berada diatas tulisan Vision dan logo AMD berada dibawah tulisan Vision serta menggunakamn kombinasi warna merah dan hitam, seperti gambar dibawah ini.

Indosat Ganti Logo Mentari

Indosat, melalui brand Mentari mengumumkan penggantian nama, logo, tampilan barunya sebagai bagian dari upaya reposisi layanan.

Director & Chief Commercial Officer PT Indosat, Erik Meijer, di Jakarta, Senin, mengatakan, tampilan dan logo Mentari baru yang lebih modern dan dinamis menjadi bagian dari strategi untuk masuk ke pasar pengguna smartphone.

"Kita tahu para pengguna ponsel pintar ini semakin selektif dalam memilih kartu yang tepat untuk smartphone mereka," katanya.

Ia mengatakan, karena didesain untuk para pengguna smartphone, maka Mentari memberikan berbagai keuntungan seperti gratis layanan WhatsApp 12 bulan, internet kuota besar dan berkecepatan tinggi, pilihan paket Blackberry, sekaligus bonus telepon ke semua operator.

Dengan paket tersebut dan tampilan logo barunya, pihaknya berharap Mentari dapat menjadi solusi smartphone multi platform yang lebih optimal penggunaannya.

Operator Indosat sendiri saat ini menyediakan 3500 acces point super Wi-Fi yang tersebar di berbagai pusat bisnis dan ekonomi di Pulau Jawa dan Bali.

"Kehadiran Indosat Mentari yang difokuskan pada pengguna smartphone ini tidak dapat dilepaskan dari kondisi jumlah pengguna smartphone di Indonesia yang meningkat drastis," katanya.

Opera Software dalam laporannya?State of Mobile Web yang dilansir akhir Agustus lalu memperkirakan kenaikannya mencapai 460 persen, dari Juli 2011 sampai Juli 2012.

Smartphone menjadi pilihan masyarakat Indonesia untuk berbagai kebutuhan seperti akses ke jejaring sosial, chatting, mencari hiburan dengan men-download musik dan browsing.

Banyaknya operating system smartphone yang sedang tumbuh seperti Android, Apple IOS, Blackberry, Windows Phone membuat pelanggan semakin selektif dalam memilih kartu yang digunakan untuk smartphone mereka.

"Indosat Mentari diharapkan menjadi pilihan utama pelanggan dan pengguna smartphone yang saat ini menjadi pasar potensial di Indonesia," kata Erik.

Pada kesempatan yang sama, Co-founder WhatsApp, Brian Acton, mengatakan, pihaknya senang dapat bermitra dengan Indosat untuk? memberikan penawaran yang bagi para pelanggan Indosat sekaligus user WhatsApp.

"Kami bekerja sama untuk memperkuat positioning kedua belah pihak dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna smartphone," katanya.

Qatar Telecom Ganti Nama Jadi Ooredoo, Indosat Kapan?

Qatar Telecom telah mengubah mereknya menjadi Ooredoo pada 11 Maret 2013. Qatar Telecom adalah anak perusahaan pertama dari Ooredoo (dahulu Qtel Group) yang resmi mengadopsi merek tersebut sejak diluncurkan pada Februari 2013. Lalu, bagaimana dengan Indosat?

Di Indonesia, Indosat adalah anak perusahaan dan mayoritas sahamnya dimiliki Ooredoo. Namun, belum diketahui kapan dan bagaimana Indosat akan mengadopsi merek itu. Ooredoo berharap, setiap anak perusahaannya di wilayah Timur Tengah, Afrika Utara, dan Asia Tenggara bisa mengadopsi merek baru secara bertahap pada 2013 dan 2014.

"Implementasi merek Ooredoo di Indosat akan mempertimbangkan kepentingan pelanggan, komunitas di Indonesia, dan pemegang saham minoritas," kata Presiden Direktur & CEO Indosat Alexander Rusli dalam siaran pers yang diterima KompasTekno, Kamis (20/3/2013).

Ia menyadari, merek Indosat sudah punya kekuatan dan memiliki hubungan dengan masyarakat.

Perusahaan lain yang mayoritas sahamnya dimiliki Ooredoo adalah Wataniya di Kuwait, Nawras di Oman, Tunisiana di Tunisia, Nedjma di Algeria, dan Asiacell di Irak. Semuanya akan mengadopsi nama Ooredoo.

Komisaris Utama Ooredoo HE Sheikh Abdullah Bin Mohammed Bin Saud Al Thani menyatakan, merek baru ini menunjukkan niat untuk menjadi lebih dekat dan mendukung berbagai kegiatan pelanggan.

"Kami bangga bahwa untuk kali pertama bisnis kami dimulai di Qatar, sebagai awal, dan saat ini telah menjadi merek global. Kami tidak hanya menyambungkan komunikasi bagi pelanggan, tetapi juga akan meningkatkan dan mendukung masyarakat Qatar serta membantu untuk mencapai tujuan-tujuan hidupnya," kaya Sheikh Abdullah.

Sejak sentral telepon dioperasikan di Qatar tahun 1949, Ooredoo telah menjadi perusahaan yang melayani kebutuhan komunikasi. Saat ini Ooredoo sedang menyiapkan layanan pita lebar seluler 4G LTE secara komersial di Qatar.

Perusahaan menjelaskan, tampilan merek Ooredoo memperlihatkan pesan utama, yaitu dimulainya visi baru yang direalisasikan melalui strategi, nama dan logo, serta desain kreatif.

Lingkaran-lingkaran dalam logo merepresentasikan komunitas yang juga tecermin dalam merek ini. Warna merah merepresentasikan kehangatan, energi dan jiwa muda, yang akan direfleksikan dalam iklan dan ritel. Secara keseluruhan logo ini menampilkan elemen keyakinan, energi, dan empati.

Sunday, August 7, 2011

Bidik Pasar Premium, Matahari Ganti Logo

Ada yang berubah dari penampilan Departemen Store milik PT Matahari Putra Prima Tbk. Logo baru milik Matahari Departemen Store kini tak lagi menampilkan warna-warna semarak biru, merah, dan hijau seperti logo yang telah disandangnya sejak puluhan tahun lampau.


Aneka warna cerah tersebut kini memang telah menghilang, dan bersalin rupa dalam dominasi warna merah dan abu-abu tua (sepintas mirip hitam). Tidak cuma itu, font tulisan Matahari pun berubah menjadi deratan huruf-huruf besar nan angkuh.


"Kami memang bergeser ke konsep baru yang lebih matang dan elegan," ujar Danny Kojongian Direktur PT Matahari Putra Prima tempat Matahari Departemen Store bernaung bersama Hypermart, FoodMart, dan beberapa merek ritel lainnya.


Danny menjelaskan warna putih dan merah pada font dan simbol Matahari melambangkan nasionalisme. "Kami bangga sebagai merek asli Indonesia," ucap Danny. Namun yang tak kalah penting, menurutnya warna yang bisa memberi sensasi tersendiri tersebut melambangkan ciri-ciri urban style yang enerjik dan tangguh (merah) namun tetap simple.


Untuk mengerjakan perubahan logo tersebut, Danny mengaku mengerjakan sendiri. "Semua in-house ide tim kreatif kami yang biasa membuat desain grafis untuk display maupun publikasi lainnya," kata Danny tanpa merinci besaran dana yang dikucurkan untuk berganti penampilan itu.


Yang jelas, secara tegas Danny mengatakan bahwa Matahari kini membidik segmen masyarakat menengah keatas. Menurut perhitungannya, masyarakat dengan penghasilan yang siap untuk dibelanjakan (disposible income) minimal Rp 1 juta hingga Rp 3 juta. "Itu diluar kewajiban yang harus dia bayarkan setiap hari," tandas Danny.


Artinya, dengan tampilan logo yang tak semeriah dulu itu, Matahari sekaligus mengumumkan pergeseran minatnya untuk membidik segmen konsumen yang juga tengah digarap department store papan atas seperti Metro Department Store, Centro, maupun Sogo.