Produsen air minum dalam kemasan (AMDK) Aqua meluncurkan dua logo barunya di Jakarta, Kamis (21/2). Logo pertama yakni logo 40 tahun Aqua, sebagai penanda 40 tahun kehadiran Aqua di Indonesia. Sementara logo kedua yakni logo Danone Aqua.
Charlie Cappetti, Presiden Direktur Aqua Grup menjelaskan, peremajaan logo itu untuk mendekatkan diri dengan banyak stakeholder Aqua. "Logo 40 tahun Aqua itu untuk merefleksikan semangat baru Aqua," ujar Charlie dalam jumpa persnya di Restoran Harum Manis, Jakarta, Kamis (21/2).
Febby Intan, Brand Director Danone Aqua menambahkan, dalam logo 40 tahun Aqua itu menampilkan beberapa pola mirip batik dan lambang hati dengan warna hijau dan biru. Pola batik melambangkan eratnya hubungan Aqua dengan budaya Indonesia.
Sementara, lambang hati diibaratkan kecintaan Aqua dengan lingkungan sekitar. Febby bilang, untuk logo baru Danone Aqua juga didominasi warna biru dan hijau dengan gambar gunung dan gelombang.
"Logo tersebut tidak banyak berubah dengan logo lama, karena konsumen Aqua tidak mau Aqua berubah logo. Jadi tetap mempertahankan gambar gunung dan gelombang," ujarnya.
Sebagai informasi, Aqua adalah bagian dari kelompok usaha Danone, produsen makanan dan minuman skala internasional. Di Indonesia, unit usaha Danone meliputi empat kategori utama yakni minuman (Aqua dan Mizone), produk susu olahan (Milkuat dan Activia), makanan bayi (Nutricia dan Sari Husada), dan produk nutrisi medis.
Showing posts with label logo perusahaan. Show all posts
Showing posts with label logo perusahaan. Show all posts
Thursday, April 18, 2013
PT Pegadaian Ganti Logo Baru
Kian meneguhkan diri sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki tagline menyelesaikan masalah tanpa masalah ini memiliki logo baru. Pergantian logi baru yang dilakukan bertepatan dengan momentum peringatan hari ulang tahun ke 112 dari PT Pegadaian ini masih tetap mengusung warna yang sama yakni hijau.
Logo baru itu terletak pada tiga bulatan dan sebuah timbangan. Siswo Sumarsono, Manager Area Pegadaian Purwokerto mengatakan, tiga bulatan ini menandakan bahwa Pegadaian mempunyai tiga produk yang dapat membantu laju perekonomian di masyarakat.
Bulatan pertama yaitu menggambarkan produk gadai, kemudian produk layanan emas, dan ketiga yaitu usaha lainnya berupa payment. Tidak hanya bulatan, namun adapula timbangan yang masih tetap sama seperti logo sebelumnya.
“Tiga bulatan dalam logo ini menggambarkan produk Pegadaian yang saat ini sedang gencar kami laksanakan. Jadi Pegadaian tidak hanya melayani jasa gadai saja namun ada juga investasi emas dan usaha lainnya berupa payment. Nantinya dimungkinkan akan ada layanan properti yang termasuk dalam usaha lain,” kata Siswo.
Peluncuran logo baru ini berlandaskan pada filosofi kolaborasi, transparansi, dan terpercaya yang diharapkan mampu diaplikasikan dalam roda bisnis Pegadaian. Peluncuran logo baru ini, kata Siswo, tidak sepenuhnya meninggalkan makna logo lama, namun menyesuaikan dengan kondisi lingkungan yang ada di lingkungan saat ini
Logo baru itu terletak pada tiga bulatan dan sebuah timbangan. Siswo Sumarsono, Manager Area Pegadaian Purwokerto mengatakan, tiga bulatan ini menandakan bahwa Pegadaian mempunyai tiga produk yang dapat membantu laju perekonomian di masyarakat.
Bulatan pertama yaitu menggambarkan produk gadai, kemudian produk layanan emas, dan ketiga yaitu usaha lainnya berupa payment. Tidak hanya bulatan, namun adapula timbangan yang masih tetap sama seperti logo sebelumnya.
“Tiga bulatan dalam logo ini menggambarkan produk Pegadaian yang saat ini sedang gencar kami laksanakan. Jadi Pegadaian tidak hanya melayani jasa gadai saja namun ada juga investasi emas dan usaha lainnya berupa payment. Nantinya dimungkinkan akan ada layanan properti yang termasuk dalam usaha lain,” kata Siswo.
Peluncuran logo baru ini berlandaskan pada filosofi kolaborasi, transparansi, dan terpercaya yang diharapkan mampu diaplikasikan dalam roda bisnis Pegadaian. Peluncuran logo baru ini, kata Siswo, tidak sepenuhnya meninggalkan makna logo lama, namun menyesuaikan dengan kondisi lingkungan yang ada di lingkungan saat ini
Indosat Ganti Logo Mentari
Indosat, melalui brand Mentari mengumumkan penggantian nama, logo, tampilan barunya sebagai bagian dari upaya reposisi layanan.
Director & Chief Commercial Officer PT Indosat, Erik Meijer, di Jakarta, Senin, mengatakan, tampilan dan logo Mentari baru yang lebih modern dan dinamis menjadi bagian dari strategi untuk masuk ke pasar pengguna smartphone.
"Kita tahu para pengguna ponsel pintar ini semakin selektif dalam memilih kartu yang tepat untuk smartphone mereka," katanya.
Ia mengatakan, karena didesain untuk para pengguna smartphone, maka Mentari memberikan berbagai keuntungan seperti gratis layanan WhatsApp 12 bulan, internet kuota besar dan berkecepatan tinggi, pilihan paket Blackberry, sekaligus bonus telepon ke semua operator.
Dengan paket tersebut dan tampilan logo barunya, pihaknya berharap Mentari dapat menjadi solusi smartphone multi platform yang lebih optimal penggunaannya.
Operator Indosat sendiri saat ini menyediakan 3500 acces point super Wi-Fi yang tersebar di berbagai pusat bisnis dan ekonomi di Pulau Jawa dan Bali.
"Kehadiran Indosat Mentari yang difokuskan pada pengguna smartphone ini tidak dapat dilepaskan dari kondisi jumlah pengguna smartphone di Indonesia yang meningkat drastis," katanya.
Opera Software dalam laporannya?State of Mobile Web yang dilansir akhir Agustus lalu memperkirakan kenaikannya mencapai 460 persen, dari Juli 2011 sampai Juli 2012.
Smartphone menjadi pilihan masyarakat Indonesia untuk berbagai kebutuhan seperti akses ke jejaring sosial, chatting, mencari hiburan dengan men-download musik dan browsing.
Banyaknya operating system smartphone yang sedang tumbuh seperti Android, Apple IOS, Blackberry, Windows Phone membuat pelanggan semakin selektif dalam memilih kartu yang digunakan untuk smartphone mereka.
"Indosat Mentari diharapkan menjadi pilihan utama pelanggan dan pengguna smartphone yang saat ini menjadi pasar potensial di Indonesia," kata Erik.
Pada kesempatan yang sama, Co-founder WhatsApp, Brian Acton, mengatakan, pihaknya senang dapat bermitra dengan Indosat untuk? memberikan penawaran yang bagi para pelanggan Indosat sekaligus user WhatsApp.
"Kami bekerja sama untuk memperkuat positioning kedua belah pihak dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna smartphone," katanya.
Director & Chief Commercial Officer PT Indosat, Erik Meijer, di Jakarta, Senin, mengatakan, tampilan dan logo Mentari baru yang lebih modern dan dinamis menjadi bagian dari strategi untuk masuk ke pasar pengguna smartphone.
"Kita tahu para pengguna ponsel pintar ini semakin selektif dalam memilih kartu yang tepat untuk smartphone mereka," katanya.
Ia mengatakan, karena didesain untuk para pengguna smartphone, maka Mentari memberikan berbagai keuntungan seperti gratis layanan WhatsApp 12 bulan, internet kuota besar dan berkecepatan tinggi, pilihan paket Blackberry, sekaligus bonus telepon ke semua operator.
Dengan paket tersebut dan tampilan logo barunya, pihaknya berharap Mentari dapat menjadi solusi smartphone multi platform yang lebih optimal penggunaannya.
Operator Indosat sendiri saat ini menyediakan 3500 acces point super Wi-Fi yang tersebar di berbagai pusat bisnis dan ekonomi di Pulau Jawa dan Bali.
"Kehadiran Indosat Mentari yang difokuskan pada pengguna smartphone ini tidak dapat dilepaskan dari kondisi jumlah pengguna smartphone di Indonesia yang meningkat drastis," katanya.
Opera Software dalam laporannya?State of Mobile Web yang dilansir akhir Agustus lalu memperkirakan kenaikannya mencapai 460 persen, dari Juli 2011 sampai Juli 2012.
Smartphone menjadi pilihan masyarakat Indonesia untuk berbagai kebutuhan seperti akses ke jejaring sosial, chatting, mencari hiburan dengan men-download musik dan browsing.
Banyaknya operating system smartphone yang sedang tumbuh seperti Android, Apple IOS, Blackberry, Windows Phone membuat pelanggan semakin selektif dalam memilih kartu yang digunakan untuk smartphone mereka.
"Indosat Mentari diharapkan menjadi pilihan utama pelanggan dan pengguna smartphone yang saat ini menjadi pasar potensial di Indonesia," kata Erik.
Pada kesempatan yang sama, Co-founder WhatsApp, Brian Acton, mengatakan, pihaknya senang dapat bermitra dengan Indosat untuk? memberikan penawaran yang bagi para pelanggan Indosat sekaligus user WhatsApp.
"Kami bekerja sama untuk memperkuat positioning kedua belah pihak dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna smartphone," katanya.
Samsung berniat ganti logo
Setelah merajai dunia mobile, dikabarkan Samsung akan melakukan transformasi dengan mengganti tampilan logo mereka.
Seperti yang dilansir Ubergizmo, setelah berhasil menjual Galaxy S III lebih dari 30 juta unit serta Galaxy Note 2 lebih dari 3 juta unit dalam waktu sekitar 3 bulan saja, Samsung rencananya akan mengubah logo mereka dengan yang baru.
Dalam hal ini, Samsung akan 'meminjam' tenaga dari Scott Bedbury, konsultan sekaligus seorang yang bekerja dalam dunia periklanan dan diketahui pernah bekerja untuk Nike dan Starbucks.
Menurut Channel News, warna biru di logo lama Samsung akan dihilangkan dan akan diganti dengan warna lain yang akan lebih merepresentasikan brand family mereka.
Namun, pihak Samsung sampai sekarang tidak membenarkan atau juga membantah kabar tersebut. "Tunggu sampai Januari," ungkap salah satu staf senior Samsung.
Masih belum ada clue atau petunjuk lain seperti apa nantinya logo Samsung yang baru. Mungkin untuk lebih jelasnya, kita tunggu konfirmasi resmi dari perusahaan asal Korea Selatan ini.
40 Tahun Jualan Air Minum, Aqua Ganti Logo
Produsen air minum dalam kemasan (AMDK) Aqua Group hari ini meluncurkan 2 logo baru. Peluncuran logo baru tersebut dalam rangka perayaan hari jadi Aqua ke-40. Dua logo baru itu yaitu logo 40 tahun Aqua bersama untuk Indonesia dan logo baru Danone Aqua.
Direktur Utama Aqua Group Charlie Cappetti mengatakan kedua logo tersebut merefleksikan semangat baru dari Danone Aqua untuk berperan dalam perkembangan dan pembangunan di Indonesia.
"Salah satu tujuan peremajaan logo ini adalah untuk mendekatkan diri dengan lebih banyak lagi pemangku kepentingan Aqua. Kami juga ingin memantapkan komitmen dalam mewujudkan keluarga Indonesia sehat dan progresif," kata Charlie dalam konferensi persnya, di kantornya, Gedung Cyber 2, Jakarta, Rabu (6/3/13).
Ia menambahkan, dukungan dari masyarakat selama ini telah menjadi penyemangat bagi Aqua untuk selalu memberikan yang terbaik dan terus berkembang bersama Indonesia.
"Di usia ke-40 ini, dengan semangat baru, Aqua berharap dapat terus membantu mewujudkan kemajuan Indonesia lewat produk air minum," ujarnya.
Charlie menjelaskan, filosofi logo baru tersebut menampilkan desain angka 40 memiliki pola mirip batik yang menunjukkan eratnya hubungan antara Aqua dengan budaya Indonesia.
Corak hati yang tersemat dalam logo baru itu memperlihatkan kecintaan Aqua terhadap Indonesia juga kepeduliannya untuk terus melestarikan lingkungan sekitar. Sementara untuk motif tetesan air menggambarkan kebaikan alam yang akan terus dihadirkan. Sedangkan warna hijau dan biru menunjukkan kemurnian dan kesegaran yang juga selaras dengan warna logo baru Danone Aqua.
"Kami ingin berterimakasih dan memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah memberi kepercayaan selama 40 tahun perjalanan kami dan berharap dapat terus memberikan sumbangsih bagi bangsa," katanya.
Direktur Utama Aqua Group Charlie Cappetti mengatakan kedua logo tersebut merefleksikan semangat baru dari Danone Aqua untuk berperan dalam perkembangan dan pembangunan di Indonesia.
"Salah satu tujuan peremajaan logo ini adalah untuk mendekatkan diri dengan lebih banyak lagi pemangku kepentingan Aqua. Kami juga ingin memantapkan komitmen dalam mewujudkan keluarga Indonesia sehat dan progresif," kata Charlie dalam konferensi persnya, di kantornya, Gedung Cyber 2, Jakarta, Rabu (6/3/13).
Ia menambahkan, dukungan dari masyarakat selama ini telah menjadi penyemangat bagi Aqua untuk selalu memberikan yang terbaik dan terus berkembang bersama Indonesia.
"Di usia ke-40 ini, dengan semangat baru, Aqua berharap dapat terus membantu mewujudkan kemajuan Indonesia lewat produk air minum," ujarnya.
Charlie menjelaskan, filosofi logo baru tersebut menampilkan desain angka 40 memiliki pola mirip batik yang menunjukkan eratnya hubungan antara Aqua dengan budaya Indonesia.
Corak hati yang tersemat dalam logo baru itu memperlihatkan kecintaan Aqua terhadap Indonesia juga kepeduliannya untuk terus melestarikan lingkungan sekitar. Sementara untuk motif tetesan air menggambarkan kebaikan alam yang akan terus dihadirkan. Sedangkan warna hijau dan biru menunjukkan kemurnian dan kesegaran yang juga selaras dengan warna logo baru Danone Aqua.
"Kami ingin berterimakasih dan memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah memberi kepercayaan selama 40 tahun perjalanan kami dan berharap dapat terus memberikan sumbangsih bagi bangsa," katanya.
Ultah ke-40 AQUA Ganti Logo
Bersamaan dengan perayaan hari jadi ke-40 ini, produsen air mineral terbesar AQUA Group meluncurkan dua logo; Logo 40 Tahun AQUA bersama untuk Indonesia, dan Logo baru Danone AQUA. Kedua logo ini merefleksikan semangat baru dari Danone AQUA untuk berperan dalam perkembangan dan pembangunan Indonesia.
President Director AQUA Group, Charlie Cappetti mengatakan, salah satu tujuan peremajaan logo ini adalah untuk mendekatkan diri dengan lebih banyak lagi pemangku kepentingan AQUA. "Kami juga ingin memantapkan komitmen dalam mewujudkan keluarga Indonesia sehat dan progresif, untuk esok yang lebih baik melalui berbagai program inisiatif berkelanjutan baru,” kata Charlie dalam rilis tertulisnya kepada Tribunnews.com, Rabu (6/3/2013).
Menurutnya, di usia ke-40 ini, dengan semangat baru, AQUA berharap dapat terus membantu mewujudkan kemajuan Indonesia lewat produk air minum dalam kemasan berkualitas dan berbagai inisiatif berkelanjutannya; untuk esok yang lebih baik, untuk Indonesia yang lebih baik.
Dia menjelaskan, AQUA berkomitmen berperan aktif dalam memberikan kontribusi sosial lingkungan Indonesia yang lebih baik. Melalui AQUA Lestari sebagai inisiatif CSR yang berkelanjutan, AQUA memberikan program pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di 16 daerah dimana kami beroperasi.
"Dari wilayah hulu dengan pengelolaan sumber daya air yang terintegrasi, kemudian pengembangan ekonomi dan derajat kesehatan masyarakat, serta pengembangan sisi hilir seperti edukasi dalam pengelolaan sampah,” ujarnya.
Charlie melanjutkan bahwa semua inisiatif tersebut dilakukan dan dikembangkan untuk memastikan ketersediaan kuantitas dan kualitas air untuk kesejahteraan para penerima manfaat.
Inisiatif tersebut diantaranya adalah penyediaan akses air bersih atau WASH (Water Access, Sanitation and Hygiene), pertanian terpadu, pembentukan ekonomi untuk masyarakat sekitar daerah operasional, kampanye gemar mengelola sampah (GEMAS), Sekolah Sahabat Mata Air (SSMA), dan program pemberdayaan pemulung.
“Seluruh program tersebut dikembangkan dengan bekerjasama melibatkan berbagai pihak dengan pola partisipatif. Kontribusi sosial tersebut telah kami kembangkan dan menjangkau 16 pabrik dan 16 distribution center yang kami miliki saat ini ” tambah Charlie.
President Director AQUA Group, Charlie Cappetti mengatakan, salah satu tujuan peremajaan logo ini adalah untuk mendekatkan diri dengan lebih banyak lagi pemangku kepentingan AQUA. "Kami juga ingin memantapkan komitmen dalam mewujudkan keluarga Indonesia sehat dan progresif, untuk esok yang lebih baik melalui berbagai program inisiatif berkelanjutan baru,” kata Charlie dalam rilis tertulisnya kepada Tribunnews.com, Rabu (6/3/2013).
Menurutnya, di usia ke-40 ini, dengan semangat baru, AQUA berharap dapat terus membantu mewujudkan kemajuan Indonesia lewat produk air minum dalam kemasan berkualitas dan berbagai inisiatif berkelanjutannya; untuk esok yang lebih baik, untuk Indonesia yang lebih baik.
Dia menjelaskan, AQUA berkomitmen berperan aktif dalam memberikan kontribusi sosial lingkungan Indonesia yang lebih baik. Melalui AQUA Lestari sebagai inisiatif CSR yang berkelanjutan, AQUA memberikan program pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di 16 daerah dimana kami beroperasi.
"Dari wilayah hulu dengan pengelolaan sumber daya air yang terintegrasi, kemudian pengembangan ekonomi dan derajat kesehatan masyarakat, serta pengembangan sisi hilir seperti edukasi dalam pengelolaan sampah,” ujarnya.
Charlie melanjutkan bahwa semua inisiatif tersebut dilakukan dan dikembangkan untuk memastikan ketersediaan kuantitas dan kualitas air untuk kesejahteraan para penerima manfaat.
Inisiatif tersebut diantaranya adalah penyediaan akses air bersih atau WASH (Water Access, Sanitation and Hygiene), pertanian terpadu, pembentukan ekonomi untuk masyarakat sekitar daerah operasional, kampanye gemar mengelola sampah (GEMAS), Sekolah Sahabat Mata Air (SSMA), dan program pemberdayaan pemulung.
“Seluruh program tersebut dikembangkan dengan bekerjasama melibatkan berbagai pihak dengan pola partisipatif. Kontribusi sosial tersebut telah kami kembangkan dan menjangkau 16 pabrik dan 16 distribution center yang kami miliki saat ini ” tambah Charlie.
Chevrolet Mau Ganti Logo
Tahun ular air (2013) boleh jadi tahun sibuk bagi General Motors Indonesia (GMI). Pasalnya, pabrik di Pondok Ungu, Bekasi mulai aktif. Trus, mereka menyiapkan peluncuran MPV terendah Spin, akhir bulan ini. Terakhir, produsen asal Amerika Serikat akan mengganti logo Chevrolet dengan desain baru.
"Rencananya logo tersebut akan diresmikan akhir bulan ini sekaligus prosesi perkenalan Spin di publik," ujar sumber dari GMI yang enggan disebutkan namanya. Lantaas, kenapa Indonesia ikut sibuk? Karena, perubahan logo dilakukan serentak di negara-negara penjualan Chevrolet.
Perubahan dari logo mirip dasi kupu-kupu (bow-tie) tersebut, paling nyata tampak pada lis bercorak krom yang lebih besar, sehingga bagian dalam menjadi lebih kecil. Dari situs media GM disebutkan, pada logo baru terlihat menggunakan tambahan kata Find New Roads di sebelah kiri. Sementara bagian yang berkelir emas corak kotak-kotaknya diganti. Sayang, desainnya tidak terlalu jelas terlihat.
"Rencananya logo tersebut akan diresmikan akhir bulan ini sekaligus prosesi perkenalan Spin di publik," ujar sumber dari GMI yang enggan disebutkan namanya. Lantaas, kenapa Indonesia ikut sibuk? Karena, perubahan logo dilakukan serentak di negara-negara penjualan Chevrolet.
Perubahan dari logo mirip dasi kupu-kupu (bow-tie) tersebut, paling nyata tampak pada lis bercorak krom yang lebih besar, sehingga bagian dalam menjadi lebih kecil. Dari situs media GM disebutkan, pada logo baru terlihat menggunakan tambahan kata Find New Roads di sebelah kiri. Sementara bagian yang berkelir emas corak kotak-kotaknya diganti. Sayang, desainnya tidak terlalu jelas terlihat.
Qatar Telecom Ganti Nama Jadi Ooredoo, Indosat Kapan?
Qatar Telecom telah mengubah mereknya menjadi Ooredoo pada 11 Maret 2013. Qatar Telecom adalah anak perusahaan pertama dari Ooredoo (dahulu Qtel Group) yang resmi mengadopsi merek tersebut sejak diluncurkan pada Februari 2013. Lalu, bagaimana dengan Indosat?
Di Indonesia, Indosat adalah anak perusahaan dan mayoritas sahamnya dimiliki Ooredoo. Namun, belum diketahui kapan dan bagaimana Indosat akan mengadopsi merek itu. Ooredoo berharap, setiap anak perusahaannya di wilayah Timur Tengah, Afrika Utara, dan Asia Tenggara bisa mengadopsi merek baru secara bertahap pada 2013 dan 2014.
"Implementasi merek Ooredoo di Indosat akan mempertimbangkan kepentingan pelanggan, komunitas di Indonesia, dan pemegang saham minoritas," kata Presiden Direktur & CEO Indosat Alexander Rusli dalam siaran pers yang diterima KompasTekno, Kamis (20/3/2013).
Ia menyadari, merek Indosat sudah punya kekuatan dan memiliki hubungan dengan masyarakat.
Perusahaan lain yang mayoritas sahamnya dimiliki Ooredoo adalah Wataniya di Kuwait, Nawras di Oman, Tunisiana di Tunisia, Nedjma di Algeria, dan Asiacell di Irak. Semuanya akan mengadopsi nama Ooredoo.
Komisaris Utama Ooredoo HE Sheikh Abdullah Bin Mohammed Bin Saud Al Thani menyatakan, merek baru ini menunjukkan niat untuk menjadi lebih dekat dan mendukung berbagai kegiatan pelanggan.
"Kami bangga bahwa untuk kali pertama bisnis kami dimulai di Qatar, sebagai awal, dan saat ini telah menjadi merek global. Kami tidak hanya menyambungkan komunikasi bagi pelanggan, tetapi juga akan meningkatkan dan mendukung masyarakat Qatar serta membantu untuk mencapai tujuan-tujuan hidupnya," kaya Sheikh Abdullah.
Sejak sentral telepon dioperasikan di Qatar tahun 1949, Ooredoo telah menjadi perusahaan yang melayani kebutuhan komunikasi. Saat ini Ooredoo sedang menyiapkan layanan pita lebar seluler 4G LTE secara komersial di Qatar.
Perusahaan menjelaskan, tampilan merek Ooredoo memperlihatkan pesan utama, yaitu dimulainya visi baru yang direalisasikan melalui strategi, nama dan logo, serta desain kreatif.
Lingkaran-lingkaran dalam logo merepresentasikan komunitas yang juga tecermin dalam merek ini. Warna merah merepresentasikan kehangatan, energi dan jiwa muda, yang akan direfleksikan dalam iklan dan ritel. Secara keseluruhan logo ini menampilkan elemen keyakinan, energi, dan empati.
Di Indonesia, Indosat adalah anak perusahaan dan mayoritas sahamnya dimiliki Ooredoo. Namun, belum diketahui kapan dan bagaimana Indosat akan mengadopsi merek itu. Ooredoo berharap, setiap anak perusahaannya di wilayah Timur Tengah, Afrika Utara, dan Asia Tenggara bisa mengadopsi merek baru secara bertahap pada 2013 dan 2014.
"Implementasi merek Ooredoo di Indosat akan mempertimbangkan kepentingan pelanggan, komunitas di Indonesia, dan pemegang saham minoritas," kata Presiden Direktur & CEO Indosat Alexander Rusli dalam siaran pers yang diterima KompasTekno, Kamis (20/3/2013).
Ia menyadari, merek Indosat sudah punya kekuatan dan memiliki hubungan dengan masyarakat.
Perusahaan lain yang mayoritas sahamnya dimiliki Ooredoo adalah Wataniya di Kuwait, Nawras di Oman, Tunisiana di Tunisia, Nedjma di Algeria, dan Asiacell di Irak. Semuanya akan mengadopsi nama Ooredoo.
Komisaris Utama Ooredoo HE Sheikh Abdullah Bin Mohammed Bin Saud Al Thani menyatakan, merek baru ini menunjukkan niat untuk menjadi lebih dekat dan mendukung berbagai kegiatan pelanggan.
"Kami bangga bahwa untuk kali pertama bisnis kami dimulai di Qatar, sebagai awal, dan saat ini telah menjadi merek global. Kami tidak hanya menyambungkan komunikasi bagi pelanggan, tetapi juga akan meningkatkan dan mendukung masyarakat Qatar serta membantu untuk mencapai tujuan-tujuan hidupnya," kaya Sheikh Abdullah.
Sejak sentral telepon dioperasikan di Qatar tahun 1949, Ooredoo telah menjadi perusahaan yang melayani kebutuhan komunikasi. Saat ini Ooredoo sedang menyiapkan layanan pita lebar seluler 4G LTE secara komersial di Qatar.
Perusahaan menjelaskan, tampilan merek Ooredoo memperlihatkan pesan utama, yaitu dimulainya visi baru yang direalisasikan melalui strategi, nama dan logo, serta desain kreatif.
Lingkaran-lingkaran dalam logo merepresentasikan komunitas yang juga tecermin dalam merek ini. Warna merah merepresentasikan kehangatan, energi dan jiwa muda, yang akan direfleksikan dalam iklan dan ritel. Secara keseluruhan logo ini menampilkan elemen keyakinan, energi, dan empati.
Sunday, August 7, 2011
Bidik Pasar Premium, Matahari Ganti Logo
Ada yang berubah dari penampilan Departemen Store milik PT Matahari Putra Prima Tbk. Logo baru milik Matahari Departemen Store kini tak lagi menampilkan warna-warna semarak biru, merah, dan hijau seperti logo yang telah disandangnya sejak puluhan tahun lampau.
Aneka warna cerah tersebut kini memang telah menghilang, dan bersalin rupa dalam dominasi warna merah dan abu-abu tua (sepintas mirip hitam). Tidak cuma itu, font tulisan Matahari pun berubah menjadi deratan huruf-huruf besar nan angkuh.
"Kami memang bergeser ke konsep baru yang lebih matang dan elegan," ujar Danny Kojongian Direktur PT Matahari Putra Prima tempat Matahari Departemen Store bernaung bersama Hypermart, FoodMart, dan beberapa merek ritel lainnya.
Danny menjelaskan warna putih dan merah pada font dan simbol Matahari melambangkan nasionalisme. "Kami bangga sebagai merek asli Indonesia," ucap Danny. Namun yang tak kalah penting, menurutnya warna yang bisa memberi sensasi tersendiri tersebut melambangkan ciri-ciri urban style yang enerjik dan tangguh (merah) namun tetap simple.
Untuk mengerjakan perubahan logo tersebut, Danny mengaku mengerjakan sendiri. "Semua in-house ide tim kreatif kami yang biasa membuat desain grafis untuk display maupun publikasi lainnya," kata Danny tanpa merinci besaran dana yang dikucurkan untuk berganti penampilan itu.
Yang jelas, secara tegas Danny mengatakan bahwa Matahari kini membidik segmen masyarakat menengah keatas. Menurut perhitungannya, masyarakat dengan penghasilan yang siap untuk dibelanjakan (disposible income) minimal Rp 1 juta hingga Rp 3 juta. "Itu diluar kewajiban yang harus dia bayarkan setiap hari," tandas Danny.
Artinya, dengan tampilan logo yang tak semeriah dulu itu, Matahari sekaligus mengumumkan pergeseran minatnya untuk membidik segmen konsumen yang juga tengah digarap department store papan atas seperti Metro Department Store, Centro, maupun Sogo.
Aneka warna cerah tersebut kini memang telah menghilang, dan bersalin rupa dalam dominasi warna merah dan abu-abu tua (sepintas mirip hitam). Tidak cuma itu, font tulisan Matahari pun berubah menjadi deratan huruf-huruf besar nan angkuh.
"Kami memang bergeser ke konsep baru yang lebih matang dan elegan," ujar Danny Kojongian Direktur PT Matahari Putra Prima tempat Matahari Departemen Store bernaung bersama Hypermart, FoodMart, dan beberapa merek ritel lainnya.
Danny menjelaskan warna putih dan merah pada font dan simbol Matahari melambangkan nasionalisme. "Kami bangga sebagai merek asli Indonesia," ucap Danny. Namun yang tak kalah penting, menurutnya warna yang bisa memberi sensasi tersendiri tersebut melambangkan ciri-ciri urban style yang enerjik dan tangguh (merah) namun tetap simple.
Untuk mengerjakan perubahan logo tersebut, Danny mengaku mengerjakan sendiri. "Semua in-house ide tim kreatif kami yang biasa membuat desain grafis untuk display maupun publikasi lainnya," kata Danny tanpa merinci besaran dana yang dikucurkan untuk berganti penampilan itu.
Yang jelas, secara tegas Danny mengatakan bahwa Matahari kini membidik segmen masyarakat menengah keatas. Menurut perhitungannya, masyarakat dengan penghasilan yang siap untuk dibelanjakan (disposible income) minimal Rp 1 juta hingga Rp 3 juta. "Itu diluar kewajiban yang harus dia bayarkan setiap hari," tandas Danny.
Artinya, dengan tampilan logo yang tak semeriah dulu itu, Matahari sekaligus mengumumkan pergeseran minatnya untuk membidik segmen konsumen yang juga tengah digarap department store papan atas seperti Metro Department Store, Centro, maupun Sogo.
Friday, August 5, 2011
Starbucks Indonesia Luncurkan Logo Baru
Memasuki tahun 2011, Starbucks Indonesia atas nama PT Sari Coffee Indonesia yang dimiliki PT Mitra Adiperkasa Tbk mengubah tampilan logo yang selama ini digunakan.
Pada design logo baru "warung kopi" ini tidak terdapat lagi tulisan starbucks, tapi hanya menampilkan gambar Siren, tokoh legenda setengah manusia setengah ikan, tanpa ada kata Starbucks dan Coffe.
Peluncuran logo baru Starbucks Indonesia dilakukan di Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Menurut Corporate Secretary PT Mitra Adiperkasa Tbk Fetty Kwartati, rencana Starbucks secara global meluncurkan logo baru Starbucks termasuk untuk perlengkapan gerainya, seperti tisu dan kantong kertas yang serentak dimulai pertengahan tahun ini.
Starbucks pertama kali dibuka di Seattle. Amerika Serikat, 30 Maret 1970, dan saat ini telah memiliki cabang di 55 negara, memiliki logo seorang dewi laut berambut panjang bergelombang dengan sepasang ekor bernuansa coklat. Logo ini sempat mengalami perubahan sebanyak tiga kali.
Dalam waktu dekat, menurut Fetty, Starbuckss Indonesia akan membuka dua gerai terbarunya di Batam dan Makassar. “Tahun ini Starbucks Indonesia menargetkan bakal membuka gerai baru minimal 20 gerai," katanya.
Pada design logo baru "warung kopi" ini tidak terdapat lagi tulisan starbucks, tapi hanya menampilkan gambar Siren, tokoh legenda setengah manusia setengah ikan, tanpa ada kata Starbucks dan Coffe.
Peluncuran logo baru Starbucks Indonesia dilakukan di Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Menurut Corporate Secretary PT Mitra Adiperkasa Tbk Fetty Kwartati, rencana Starbucks secara global meluncurkan logo baru Starbucks termasuk untuk perlengkapan gerainya, seperti tisu dan kantong kertas yang serentak dimulai pertengahan tahun ini.
Starbucks pertama kali dibuka di Seattle. Amerika Serikat, 30 Maret 1970, dan saat ini telah memiliki cabang di 55 negara, memiliki logo seorang dewi laut berambut panjang bergelombang dengan sepasang ekor bernuansa coklat. Logo ini sempat mengalami perubahan sebanyak tiga kali.
Dalam waktu dekat, menurut Fetty, Starbuckss Indonesia akan membuka dua gerai terbarunya di Batam dan Makassar. “Tahun ini Starbucks Indonesia menargetkan bakal membuka gerai baru minimal 20 gerai," katanya.
Ubah Citra, BKKBN Luncurkan Logo Baru
Badan Koordinasi Berencana Nasional (BKKBN) mengawali kinerja 2009 dengan meluncurkan logo baru. Kepala BKKBN Sugiri Syarief mengharapkan dengan peluncuran design logo baru, akan ada perubahan serta perbaikan citra KB di mata masyarakat.
"Melalui perubahan design logo baru, kami berharap adanya perubahan untuk membangun kembali citra program KB pasca reformasi," terang Sugiri dalam peresmian logo baru kantor BKKBN di kawasan Halim, Jakarta Timur (12/2).
Makin meredupnya program KB pascakrisis ekonomi dan reformasi, lanjut Sugiri, harus disikapi dengan melaksanakan program terapan, seperti perubahan pola pikir masyarakat tentang KB.
"Pandangan masyarakat selama ini kan adanya anggapan bahwa pengguna KB hanya pihak perempuan, sementara juga ada egoisme perempuan yang menganggap bila suami menggunakan KB tidak dapat mendeteksi hubungan seksual sang suami," katanya.
Untuk mengatasi ini, BKKBN mendorong peserta KB untuk memilih metode kontrasepsi jangka panjang. "Ini menjamin kelestarian efektifitas dalam kurun waktu yang lebih lama" jelasnya.
Selain itu, BKKBN menyerahkan kewenangan kepada pemerintah Kabupaten/ Kota untuk mengatur dan menangani program KB agar lebih fokus menjangkau masyarakatnya.
"Hingga hari ini tercatat sebanyak 441 Kabupaten/ Kota telah membentuk dan mengesahkan lembaga pengelola KB," katanya.
Masih menurut Sugiri, pada tingkat propinsi telah dibentuk Organisasi Perangkat Daerah Pengelola KB di 19 Provinsi yang nantinya akan menjadi mitra bagian BKKBN provinsi dalam merevitalisasi program KB.
Program KB Nasional telah dirintis sejak 1970-an. Dalam kurun waktu kurang lebih 30 tahun, KB telah berhasil mencegah terjadinya kelahiran minimal 100 juta jiwa.
"Melalui perubahan design logo baru, kami berharap adanya perubahan untuk membangun kembali citra program KB pasca reformasi," terang Sugiri dalam peresmian logo baru kantor BKKBN di kawasan Halim, Jakarta Timur (12/2).
Makin meredupnya program KB pascakrisis ekonomi dan reformasi, lanjut Sugiri, harus disikapi dengan melaksanakan program terapan, seperti perubahan pola pikir masyarakat tentang KB.
"Pandangan masyarakat selama ini kan adanya anggapan bahwa pengguna KB hanya pihak perempuan, sementara juga ada egoisme perempuan yang menganggap bila suami menggunakan KB tidak dapat mendeteksi hubungan seksual sang suami," katanya.
Untuk mengatasi ini, BKKBN mendorong peserta KB untuk memilih metode kontrasepsi jangka panjang. "Ini menjamin kelestarian efektifitas dalam kurun waktu yang lebih lama" jelasnya.
Selain itu, BKKBN menyerahkan kewenangan kepada pemerintah Kabupaten/ Kota untuk mengatur dan menangani program KB agar lebih fokus menjangkau masyarakatnya.
"Hingga hari ini tercatat sebanyak 441 Kabupaten/ Kota telah membentuk dan mengesahkan lembaga pengelola KB," katanya.
Masih menurut Sugiri, pada tingkat propinsi telah dibentuk Organisasi Perangkat Daerah Pengelola KB di 19 Provinsi yang nantinya akan menjadi mitra bagian BKKBN provinsi dalam merevitalisasi program KB.
Program KB Nasional telah dirintis sejak 1970-an. Dalam kurun waktu kurang lebih 30 tahun, KB telah berhasil mencegah terjadinya kelahiran minimal 100 juta jiwa.
Perluas Pasar, Belfoods Ubah Logo
Logo adalah identitas yang membantu sebuah produk dikenal masyarakat. Logo yang mudah dikenali memudahkan masyarakat untuk menemukan produk yang disukainya. Begitu pula kemasan pada produk. Kemasan yang bersih, rapi, dan menarik dapat memikat hati konsumen untuk membeli dan menjadi pelanggan sebuah produk.
Hal ini yang coba dilakukan PT Belfoods Indonesia untuk lebih dekat dengan konsumennya. Logo dan kemasan produk Belfoods diubah agar lebih mudah dikenali. Pada design logo baru, Belfoods menggunakan tanda hati yang melambangkan cinta. "Simbol hati ini menandakan cinta, bahwa apa pun yang kami lakukan dilandasi oleh cinta. Kami berharap logo ini dapat menyentuh konsumen kami sehingga mereka percaya akan mendapatkan makanan berkualitas. Heart juga bisa berarti jantung atau kesehatan. Produk kami terjamin kebersihan dan kesehatannya sehingga aman dimakan sebagai teman makan nasi," ujar Roy Atmadja, Direktur Utama PT. Belfoods Indonesia, saat press conference logo danpackaging baru Belfoods di Delibel Resto, Jalan. Tebet Barat Dalam Nomor 27.
Pelopor produsen nugget di Indonesia ini menjamin bahwa produk-produk mereka aman dikonsumsi. Terbukti dengan sertifikat halal dari MUI dan sudah memenuhi standar keamanan pangan dan regulasi Pemerintah Indonesia (BPOM).
Di samping itu, quality system yang diterapkan Belfoods Indonesia juga memenuhi standar HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) dan GMP (Good Manufacturing Practise) yang menjadi acuan Internasional Chain Restaurant.
Adapun untuk kemasan, Belfoods mengubah seluruh kemasan produk-produknya dengan satu ciri khas berupa garis-garis di sudut kemasan. "Kalau ada garis-garisnya di ujung kemasan, itu berarti produk Belfoods," ujar Francisca Lucky Permanawati, Head of Marketing Communication PT Belfoods Indonesia, yang juga hadir dalam acara ini.
Produk-produk yang dihasilkan PT Belfoods Indonesia selama tujuh tahun berdiri dikenal dengan merek Delfarm, Belfood 222, dan Uenaak. Kini, ketiga merek tersebut dilebur ke dalam satu merek produk dan dibagi ke dalam tiga kategori, yaitu Belfoods Royal, Belfoods Favorite, dan Belfoods Uenaak.
Belfoods Royal dengan warna kemasan kuning gold ditargetkan untuk pangsa pasar cluster premium. Belfoods Favorite dengan warna kemasan oranye atau merah ditargetkan untuk pangsa pasar cluster medium. Sedangkan Belfoods Uenaaak dengan warna kemasan merah ditargetkan untuk pangsa pasarlow cluster. "Dengan ini, kami berharap produk-produk Belfoods bisa dinikmati semua kalangan. Sehingga produk ini tidak hanya bisa dibeli di supermarket besar, tetapi juga bisa dijangkau di pasar-pasar tradisional," tutup Francisca.
Frisian Flag Luncurkan Logo Baru
PT Frisian Flag Indonesia (FFI) selaku market leader produsen susu meluncurkan design logo terbarunya. Design logo terbaru yang terlihat lebih segar dan modern ini merupakan bentuk adaptasi terhadap masyarakat Indonesia yang dinilai semakin modern.
"Masyarakat Indonesia kini makin modern, pendapatannya meningkat dan pola pikirnya juga lebih maju. Logo terbaru Frisian Flag ini kami sesuaikan dengan perkembangan tersebut, sambil terus mengukuhkan diri sebagai ahli nutrisi terbaik di bidangnya. Yang terlihat bagus di masa lalu bisa menjadi kuno di masa sekarang, karena itu modernisasi sebuah logo menjadi salah satu strategi sukses sebuah produk," kata Cees Ruygrok, Presiden Direktur Frisian Flag Indonesia dalam acara peluncuran identitas brand terbaru FFI.
Tidak hanya mengganti logonya, FFI juga meluncurkan kampanye terbarunya "Raih Hari Esokmu". Cees menjelaskan, kampanye tersebut untuk menegaskan komitmen FFI untuk terus mendukung masyarakat Indonesia meraih hari esok yang lebih baik melalui penyediaan berbagai produk bernutrisi.
Dalam logo terbarunya ini, merek Frisian Flag di dalam lambang bendera dibuat dengan ukuran huruf lebih besar sehingga mudah terlihat. Sementara itu, gambar hati berwarna merah masih tetap dipertahankan sebagai ciri khas merek FFI sejak pertama kali hadir di Indonesia sejak tahun 1922.
Sementara itu, latar belakang berbentuk pendaran diibaratkan seperti pendaran air. "Kami berharap inovasi kami akan berpendar secara positif di masyarakat," kata Hendro H.Poedjono, Trade Marketing FFI dalam kesempatan yang sama.
Peluang industri susu di Indonesia dianggap sangat besar karena konsumsi susu nasional relatif masih kecil, hanya 11,7 liter per kapita per tahun. "Pertumbuhan industri susu di Indonesia cukup agresif. Tahun ini pertumbuhan FFI naik 5 persen dari tahun sebelumnya," kata Hendro.
FFI saat ini memproduksi serangkaian produk susu bernutrisi untuk memenuhi kebutuhan susu setiap anggota keluarga, termasuk susu bubuk formula untuk balita, susu bubuk dan susu cair, serta susu kental manis. Untuk mendukung kampanye Raih Esokmu, FFI akan melanjutkan berbagai program sosial untuk meningkatkan status gizi masyarakat dan kesejahteraan peternak sapi perah.
"Masyarakat Indonesia kini makin modern, pendapatannya meningkat dan pola pikirnya juga lebih maju. Logo terbaru Frisian Flag ini kami sesuaikan dengan perkembangan tersebut, sambil terus mengukuhkan diri sebagai ahli nutrisi terbaik di bidangnya. Yang terlihat bagus di masa lalu bisa menjadi kuno di masa sekarang, karena itu modernisasi sebuah logo menjadi salah satu strategi sukses sebuah produk," kata Cees Ruygrok, Presiden Direktur Frisian Flag Indonesia dalam acara peluncuran identitas brand terbaru FFI.
Tidak hanya mengganti logonya, FFI juga meluncurkan kampanye terbarunya "Raih Hari Esokmu". Cees menjelaskan, kampanye tersebut untuk menegaskan komitmen FFI untuk terus mendukung masyarakat Indonesia meraih hari esok yang lebih baik melalui penyediaan berbagai produk bernutrisi.
Dalam logo terbarunya ini, merek Frisian Flag di dalam lambang bendera dibuat dengan ukuran huruf lebih besar sehingga mudah terlihat. Sementara itu, gambar hati berwarna merah masih tetap dipertahankan sebagai ciri khas merek FFI sejak pertama kali hadir di Indonesia sejak tahun 1922.
Sementara itu, latar belakang berbentuk pendaran diibaratkan seperti pendaran air. "Kami berharap inovasi kami akan berpendar secara positif di masyarakat," kata Hendro H.Poedjono, Trade Marketing FFI dalam kesempatan yang sama.
Peluang industri susu di Indonesia dianggap sangat besar karena konsumsi susu nasional relatif masih kecil, hanya 11,7 liter per kapita per tahun. "Pertumbuhan industri susu di Indonesia cukup agresif. Tahun ini pertumbuhan FFI naik 5 persen dari tahun sebelumnya," kata Hendro.
FFI saat ini memproduksi serangkaian produk susu bernutrisi untuk memenuhi kebutuhan susu setiap anggota keluarga, termasuk susu bubuk formula untuk balita, susu bubuk dan susu cair, serta susu kental manis. Untuk mendukung kampanye Raih Esokmu, FFI akan melanjutkan berbagai program sosial untuk meningkatkan status gizi masyarakat dan kesejahteraan peternak sapi perah.
Semua Logo Lama Garuda Dipasang Lagi
Ada yang berubah dari tampilan Garuda Indonesia. Logo dan warna di beberapa pesawat yang dioperasikannya itu kini tampil baru. Meski baru, namun mengingatkan maskapai tersebut pada puluhan tahun lalu. Garuda kembali menampilkan logo-logo lama pada beberapa pesawatnya.
Vice President Corporate Communication Garuda, Pujobroto mengatakan Garuda memang kembali menampilkan empat brand logo yang pernah dipakai Garuda.
"Semua brand logo kami pasang di pesawat. Sudah sekitar dua minggu pesawat dengan logo-logo tersebut kami operasikan baik untuk rute domestik maupun regional," kata Pujobroto.
Disebutkan, logo pertama dengan tulisan Garuda Indonesia Airways yang berwarna oranye digunakan mulai tahun 1949 hingga 1961, logo kedua berwarna merah tahun 1961-1969.
Logo ketiga adalah gambar burung garuda dengan tulisan Garuda Indonesia seperti yang sekarang. Namun saat itu lambang dipasang di sayap vertikal yang berwarna biru. Logo ketiga ini dipakai Garuda cukup lama hingga tahun 2000-an. Sedangkan saat ini logo hanya berubah pada warna sayap vertikal yaitu biru yang terdegradasi menjadi biru muda membentuk ujung-ujung sayap burung.
Pujobroto tidak menyangkal kembali dipasangnya logo lama tersebut terkait dengan go publicnya Garuda. Menurutnya Garuda akan selalu mengikuti perkembangan zaman.
"Logo itu kami pergunakan lagi untuk mengingatkan bahwa Garuda akan terus bertransformasi. Design logo itu akan punya arti sendiri dan menjadi kepercayaan di hati masyarakat," jelasnya.
Vice President Corporate Communication Garuda, Pujobroto mengatakan Garuda memang kembali menampilkan empat brand logo yang pernah dipakai Garuda.
"Semua brand logo kami pasang di pesawat. Sudah sekitar dua minggu pesawat dengan logo-logo tersebut kami operasikan baik untuk rute domestik maupun regional," kata Pujobroto.
Disebutkan, logo pertama dengan tulisan Garuda Indonesia Airways yang berwarna oranye digunakan mulai tahun 1949 hingga 1961, logo kedua berwarna merah tahun 1961-1969.
Logo ketiga adalah gambar burung garuda dengan tulisan Garuda Indonesia seperti yang sekarang. Namun saat itu lambang dipasang di sayap vertikal yang berwarna biru. Logo ketiga ini dipakai Garuda cukup lama hingga tahun 2000-an. Sedangkan saat ini logo hanya berubah pada warna sayap vertikal yaitu biru yang terdegradasi menjadi biru muda membentuk ujung-ujung sayap burung.
Pujobroto tidak menyangkal kembali dipasangnya logo lama tersebut terkait dengan go publicnya Garuda. Menurutnya Garuda akan selalu mengikuti perkembangan zaman.
"Logo itu kami pergunakan lagi untuk mengingatkan bahwa Garuda akan terus bertransformasi. Design logo itu akan punya arti sendiri dan menjadi kepercayaan di hati masyarakat," jelasnya.
Saatnya Logo Halal Standar
Sebuah produk makanan mencantumkan logo halal secara mencolok. Tetapi setelah dilakukan klarifikasi, produk tersebut belum mendapatkan sertifikat halal dari siapapun. Tidak ada kejelasan, apakah ia benar-benar halal atau tidak. Masyarakat yang peduli halal dan hanya melihat kemasan luarnya akan tertipu karena menganggapnya sebagai produk halal. Itu terjadi karena kita belum menerapkan logo halal standar yang berlaku bagi produk-produk yang telah bersertifikat halal. Di pasaran produsen dapat dengan sesuka hati mencantumkan logo halal dengan berbagai bentuk.
Ada yang berbentuk bulat, ada yang datar, ada yang bertuliskan huruf Arab, ada pula yang bertuliskan huruf latin. Selama tidak ada sturan main tentang label dan logo halal standar, memang tidak ada yang bisa disalahkan. Semuanya benar menurut aturan pelabelan di Indonesia. Tetapi dengan tiadanya design logo standar tersebut, konsumenlah yang dirugikan. Mereka sulit membedakan produk mana yang telah bersertifikat halal dan mana yang tidak.
Di beberapa negara, design logo standar ini telah diterapkan dengan baik. Di Malaysia misalnya, mereka punya logo halal khas sebagai tanda bahwa suatu produk telah disertifikasi oleh Jabatan Kemajuan Islam Malaysia. Desain Logo Halal Malaysia itu berbentuk bulat dengan bingkai segi enam, serta tulisan halal dan tulisan Malaysia. Produk yang memasang logo itu berarti sudah dijamin kehalalannya oleh JAKIM.
Masyarakat dapat membedakannya dengan mudah. Secara hukum produsen dan konsumen merasa terlindungi dengan logo halal standar tersebut. Hanya produsen yang benar-benar halal (disertifikasi oleh lembaga yang berwenang) saja yang berhak menggunakan logo itu. Siapapun yang menggunakan logo tanpa sepengetahuan lembaga yang berwenang bisa dituntut secara hukum. Pengusaha yang benar-benar berproduksi secara halal akan merasa aman dan terlindungi oleh logo tersebut. Sebaliknya perusahaan yang nakal tidak bisa berbuat seenaknya dengan mencantumkan logo tersebut, karena akan berhadapan dengan hukum. Konsumen juga menjadi semakin nyaman dan mudah dalam memilih produk-produk yang halal.
Mereka tidak harus melihat daftar produk bersertifikat halal, karena dengan mudah dapat dilihat pada kemasan. Makanan dengan logo halal standar menunjukkan kepastian kehalalan yang dijamin oleh lembaga sertifikasi yang sah. Pemberlakuan logo halal standar ini juga terjadi di beberapa negara lain, seperti Singapura, Thailand, Philipina, Amerika dan lain-lain. Logo halal ini terkait erat dengan lembaga yang mengeluarkan sertifikat halal. Seperti Islamic Food and Nutritious Council of America (IFANCA) yang mengeluarkan sertifikat halal di kawasan Amerika Utara, mensyaratkan logo "croissant M" sebagai tanda bahwa produk tersebut telah disertifikasi. Demikian juga dengan Halal Food and Feed Foundation (HFFF) dari Belanda yang mensyaratkan logo halal dengan gambar khas menyerupai bukit dengan bulan sabit dan tulisan halal pada produk-produk yang disertifikasinya.
Dengan demikian dengan sekali lihat, konsumen akan lebih mudah mengenali produk-produk yang disertifikasi halal tersebut. Indonesia dengan penduduk muslim terbesar di dunia, rupanya belum bisa menerapkan design logo standar yang berlaku secara nasional. LPPOM MUI bersama Komisi Fatwa MUI sebagai satu-satunya lembaga sertifikasi halal di Indonesia sudah mengusulkan pemberlakuan logo halal standar sejak beberapa tahun yang lalu.
Logo tersebut dengan mencantumkan lambang MUI sebagai pihak yang mengeluarkan sertifikat halal. Entah mengapa, usulan tersebut belum bisa diberlakukan secara nasional. Izin pencantuman label makanan memang tidak dimiliki oleh MUI. Lembaga nonpemerintah ini hanya sampai kepada sertifikat halal. Secara teknis, izin tersebut sampai saat ini masih ditangani oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).
Kebijakan yang masih berlaku saat ini dalam pencantuman logo halal adalah diberikan kebebasan kepada pihak produsen untuk mendisain sendiri logo halal yang ingin dipasangnya. Tidak ada kewajiban untuk menggunakan logo yang sama dan standar. Jika sudah ada beberapa produsen yang menggunakan logo halal MUI, dengan mencantumkan nomor sertifikatnya, itu adalah semata-mata inisiatif dari pihak produsen sendiri.
Kalangan konsumen sendiri sebenarnya sangat menginginkan adanya logo halal standar ini. Nur Bowo dari Yayasan Halal Watch menekankan perlunya sesegera mungkin pemberlakuan logo halal standar yang berlaku secara nasional. "Sehingga kami tidak harus membawa daftar produk bersertifikat halal setiap kali belanja, melainkan cukup melihat logo halal standar tersebut, sehingga lebih mudah," ujarnya.
Selama ini konsumen merasa kesulitan dalam memilih produk bersertifikat halal, karena logo halal yang dimiliki produsen tidak seragam. Bahkan ada juga produk yang mencantumkan logo halal tanpa sertifikat halal. BPOM sendiri, melalui Sukiman Umar Said, Direktur Inspeksi Dan Sertifikasi Pangan juga menganjurkan agar segera diberlakukannya logo halal standar ini. Karena pada dasarnya BPOM sendiri juga ikut dimudahkan dalam pengawasan di lapangan. Kita tunggu hasilnya.
Ada yang berbentuk bulat, ada yang datar, ada yang bertuliskan huruf Arab, ada pula yang bertuliskan huruf latin. Selama tidak ada sturan main tentang label dan logo halal standar, memang tidak ada yang bisa disalahkan. Semuanya benar menurut aturan pelabelan di Indonesia. Tetapi dengan tiadanya design logo standar tersebut, konsumenlah yang dirugikan. Mereka sulit membedakan produk mana yang telah bersertifikat halal dan mana yang tidak.
Di beberapa negara, design logo standar ini telah diterapkan dengan baik. Di Malaysia misalnya, mereka punya logo halal khas sebagai tanda bahwa suatu produk telah disertifikasi oleh Jabatan Kemajuan Islam Malaysia. Desain Logo Halal Malaysia itu berbentuk bulat dengan bingkai segi enam, serta tulisan halal dan tulisan Malaysia. Produk yang memasang logo itu berarti sudah dijamin kehalalannya oleh JAKIM.
Masyarakat dapat membedakannya dengan mudah. Secara hukum produsen dan konsumen merasa terlindungi dengan logo halal standar tersebut. Hanya produsen yang benar-benar halal (disertifikasi oleh lembaga yang berwenang) saja yang berhak menggunakan logo itu. Siapapun yang menggunakan logo tanpa sepengetahuan lembaga yang berwenang bisa dituntut secara hukum. Pengusaha yang benar-benar berproduksi secara halal akan merasa aman dan terlindungi oleh logo tersebut. Sebaliknya perusahaan yang nakal tidak bisa berbuat seenaknya dengan mencantumkan logo tersebut, karena akan berhadapan dengan hukum. Konsumen juga menjadi semakin nyaman dan mudah dalam memilih produk-produk yang halal.
Mereka tidak harus melihat daftar produk bersertifikat halal, karena dengan mudah dapat dilihat pada kemasan. Makanan dengan logo halal standar menunjukkan kepastian kehalalan yang dijamin oleh lembaga sertifikasi yang sah. Pemberlakuan logo halal standar ini juga terjadi di beberapa negara lain, seperti Singapura, Thailand, Philipina, Amerika dan lain-lain. Logo halal ini terkait erat dengan lembaga yang mengeluarkan sertifikat halal. Seperti Islamic Food and Nutritious Council of America (IFANCA) yang mengeluarkan sertifikat halal di kawasan Amerika Utara, mensyaratkan logo "croissant M" sebagai tanda bahwa produk tersebut telah disertifikasi. Demikian juga dengan Halal Food and Feed Foundation (HFFF) dari Belanda yang mensyaratkan logo halal dengan gambar khas menyerupai bukit dengan bulan sabit dan tulisan halal pada produk-produk yang disertifikasinya.
Dengan demikian dengan sekali lihat, konsumen akan lebih mudah mengenali produk-produk yang disertifikasi halal tersebut. Indonesia dengan penduduk muslim terbesar di dunia, rupanya belum bisa menerapkan design logo standar yang berlaku secara nasional. LPPOM MUI bersama Komisi Fatwa MUI sebagai satu-satunya lembaga sertifikasi halal di Indonesia sudah mengusulkan pemberlakuan logo halal standar sejak beberapa tahun yang lalu.
Logo tersebut dengan mencantumkan lambang MUI sebagai pihak yang mengeluarkan sertifikat halal. Entah mengapa, usulan tersebut belum bisa diberlakukan secara nasional. Izin pencantuman label makanan memang tidak dimiliki oleh MUI. Lembaga nonpemerintah ini hanya sampai kepada sertifikat halal. Secara teknis, izin tersebut sampai saat ini masih ditangani oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).
Kebijakan yang masih berlaku saat ini dalam pencantuman logo halal adalah diberikan kebebasan kepada pihak produsen untuk mendisain sendiri logo halal yang ingin dipasangnya. Tidak ada kewajiban untuk menggunakan logo yang sama dan standar. Jika sudah ada beberapa produsen yang menggunakan logo halal MUI, dengan mencantumkan nomor sertifikatnya, itu adalah semata-mata inisiatif dari pihak produsen sendiri.
Kalangan konsumen sendiri sebenarnya sangat menginginkan adanya logo halal standar ini. Nur Bowo dari Yayasan Halal Watch menekankan perlunya sesegera mungkin pemberlakuan logo halal standar yang berlaku secara nasional. "Sehingga kami tidak harus membawa daftar produk bersertifikat halal setiap kali belanja, melainkan cukup melihat logo halal standar tersebut, sehingga lebih mudah," ujarnya.
Selama ini konsumen merasa kesulitan dalam memilih produk bersertifikat halal, karena logo halal yang dimiliki produsen tidak seragam. Bahkan ada juga produk yang mencantumkan logo halal tanpa sertifikat halal. BPOM sendiri, melalui Sukiman Umar Said, Direktur Inspeksi Dan Sertifikasi Pangan juga menganjurkan agar segera diberlakukannya logo halal standar ini. Karena pada dasarnya BPOM sendiri juga ikut dimudahkan dalam pengawasan di lapangan. Kita tunggu hasilnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)